Konten dari Pengguna

Tata Cara Merawat Jenazah dari Memandikan hingga Menguburkan

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tata Cara Merawat Jenazah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tata Cara Merawat Jenazah. Foto: Pixabay

Tata cara merawat jenazah dari memandikan hingga menguburkan merupakan salah satu kewajiban fardu kifayah dalam ajaran Islam. Apabila sebagian umat Muslim telah melaksanakannya, maka kewajiban tersebut gugur bagi yang lainnya.

Perawatan jenazah dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal dunia sesuai tuntunan syariat agama Islam.

Tata Cara Merawat Jenazah dalam Islam

Ilustrasi Tata Cara Merawat Jenazah. Foto: Pixabay

Mengutip dari situs mahad.uinssc.ac.id, inilah tata cara merawat jenazah dari memandikan hingga menguburkan.

1. Memandikan Jenazah

Tahap pertama dalam perawatan jenazah adalah memandikan jenazah. Orang yang memandikan jenazah sebaiknya merupakan keluarga dekat atau orang yang memahami tata cara pemulasaraan jenazah.

Jenazah dibersihkan dari najis dan kotoran, lalu seluruh tubuhnya disiram dengan air secara merata. Dalam pelaksanaannya, aurat jenazah tetap harus dijaga dan ditutup dengan kain.

2. Mengafani Jenazah

Setelah dimandikan, jenazah dikeringkan dan diberi wewangian pada bagian tertentu yang dianjurkan. Selanjutnya, jenazah dibungkus menggunakan kain kafan yang bersih.

Untuk jenazah laki-laki umumnya menggunakan tiga lapis kain kafan, sedangkan jenazah perempuan menggunakan beberapa lapis kain kafan yang disesuaikan dengan ketentuan syariat.

3. Menyalatkan Jenazah

Tahap berikutnya adalah melaksanakan salat jenazah. Salat jenazah dilakukan secara berjamaah tanpa rukuk dan sujud.

Dalam salat ini terdapat empat kali takbir yang diiringi dengan bacaan tertentu serta doa untuk memohon ampunan dan rahmat Allah SWT bagi jenazah yang telah meninggal dunia.

Salat jenazah memiliki kedudukan penting karena menjadi salah satu bentuk doa dari kaum Muslimin kepada orang yang telah wafat.

Semakin banyak orang yang ikut menyalatkan jenazah, semakin baik karena menunjukkan kepedulian dan penghormatan kepada almarhum atau almarhumah.

4. Menguburkan Jenazah

Setelah salat jenazah selesai dilaksanakan, jenazah segera dibawa ke tempat pemakaman untuk dikuburkan. Jenazah diletakkan di dalam liang lahad dengan posisi miring ke kanan menghadap kiblat. Setelah itu, liang kubur ditutup dengan tanah hingga rapi dan aman.

Dalam proses penguburan, umat Islam dianjurkan untuk mendoakan jenazah supaya mendapatkan ampunan, rahmat, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan alam kubur.

Doa tersebut menjadi salah satu bentuk kasih sayang dan penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal dunia.

Demikianlah penjelasan mengenai tata cara merawat jenazah. Dengan memahami setiap tahapan pemulasaraan jenazah sesuai ajaran Islam, umat Muslim dapat melaksanakan kewajiban fardu kifayah dengan benar sekaligus memberikan penghormatan terakhir yang layak kepada orang yang telah meninggal dunia. (Dista)

Baca Juga: Cara Mengirim Doa Yasin untuk Orang yang Sudah Meninggal