Konten dari Pengguna

Tujuan Narrative Text, Fungsi, dan Ciri-cirinya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tujuan Narrative Text. Unsplash.com/Valentin Salja
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tujuan Narrative Text. Unsplash.com/Valentin Salja

Narrative text adalah salah satu jenis teks dalam bahasa Inggris yang dipelajari di sekolah menengah dan perguruan tinggi. Tujuan narrative text dan perannya sangat penting dalam memahami komunikasi naratif.

Dikutip dari repository.ump.ac.id, narrative text merupakan jenis teks yang menyajikan cerita atau rangkaian peristiwa secara kronologis dari awal hingga akhir cerita.

Tujuan Narrative Text dalam Pembelajaran

Ilustrasi Tujuan Narrative Text. Unsplash.com/Emmanuel Phaeton

Tujuan narrative text adalah menghibur pembaca atau pendengar melalui suatu cerita. Teks naratif biasanya berisi kisah yang mempunyai awal, konflik, dan penyelesaian sehingga dapat menarik minat para pembaca.

Narasi juga sering menyajikan cerita fiksi seperti dongeng, legenda, fabel, atau cerita pengalaman di masa lalu.

Tujuan narrative text adalah untuk hiburan, mengekspresikan perasaan, memberikan informasi, bahkan mempengaruhi atau meyakinkan para pembaca. Narasi juga dapat membantu pembaca memahami pengalaman hidup manusia dengan cara yang berbeda dan menarik.

Fungsi Narrative Text

Ilustrasi Tujuan Narrative Text. Unsplash.com/Konstantinos Papadopoulos

Fungsi narrative text juga berkaitan dengan bagaimana suatu teks tersebut digunakan dalam konteks pembelajaran atau komunikasi. Beberapa fungsi utama dari narrative text yaitu:

1. Menjadi Alat Hiburan

Narrative text banyak yang berisi cerita yang seru atau menarik sehingga dapat menghibur pembaca atau pendengar.

2. Menyampaikan Pesan Moral

Banyak cerita naratif yang membawa pesan moral atau nilai kehidupan yang dapat dipetik oleh pembaca setelah membaca keseluruhan cerita.

3. Membantu Mengembangkan Imajinasi

Teks naratif biasanya bersifat fiksi atau imajinatif, sehingga dapat membantu memperkaya imajinasi pembaca melalui karakter, latar tempat, dan alur cerita yang akan dibangun.

4. Memberikan Wawasan dan Informasi Sejarah

Narrative text yang berbentuk cerita sejarah atau pengalaman masa lalu dapat membantu pembaca memahami suatu peristiwa sejarah yang pernah terjadi.

Ciri-ciri Narrative Text

Ilustrasi Tujuan Narrative Text. Unsplash.com/Vishnu Kalanad

Agar dapat dikenali dengan baik, narrative text memiliki beberapa ciri khusus yang membedakannya dari jenis teks lainnya, yaitu:

1. Alur Cerita Secara Kronologis

Peristiwa dalam teks narasi disusun secara runtut dari awal, konflik, hingga akhir.

2. Penggunaan Past Tense

Karena banyak cerita yang menceritakan kejadian di masa lalu, narrative text pada umumnya memakai bentuk past tense.

3. Tokoh atau Karakter yang Jelas

Teks narasi berisi karakter atau tokoh cerita yang berperan dalam sebuah alur peristiwa.

4. Penggunaan Kata Penghubung Waktu

Kata-kata seperti once upon a time, then, after that sering muncul dalam narrative text yang berfungsi untuk mengurutkan sebuah kejadian.

5. Dialog dan Deskripsi

Banyak narrative text yang menggunakan dialog antar karakter atau deskripsi latar cerita untuk memperjelas alur dan suasana cerita.

Dengan memahami tujuan narrative text, fungsi, dan ciri-cirinya di atas, pembaca dan penulis bisa memahami dan menulis narrative text yang baik. Selain itu, pembaca juga dapat menganalisisnya dengan tepat dalam pelajaran Bahasa Inggris maupun karya sastra. (Win)

Baca juga: Variable Cost adalah Apa? Ini Pengertian dan Contohnya