Konten dari Pengguna

Upaya untuk Mengurangi Resiko Bencana Gempa Bumi di Lingkungan

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sebutkan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko bencana gempa bumi. Unsplash.com/Jose Antonio Gallego Vázquez
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sebutkan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko bencana gempa bumi. Unsplash.com/Jose Antonio Gallego Vázquez

Sebutkan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko bencana gempa bumi di lingkungan masyarakat! Bencana alam menjadi risiko yang tidak bisa terhindarkan oleh umat manusia.

Dalam menghadapi bencana, perlu adanya upaya mitigasi setidaknya untuk mengurangi dampak dari bencana. Mitigasi adalah sebuah langkah dengan beberapa prosedur dan tahapan dalam mengurangi risiko dan dampak suatu bencana, seperti gempa bumi.

Memahami Upaya Mitigasi Bencana Alam dan Kategorinya

Ilustrasi sebutkan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko bencana gempa bumi. Unsplash.com/Carl Campbell

Sebelum masuk ke jawaban dari pertanyaan “Sebutkan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko bencana gempa bumi!” pahamilah terlebih dahulu tentang upaya mitigasi bencana.

Dikutip dari bpbd.bogorkab.go.id, mitigasi adalah langkah penanggulangan bencana alam paling awal untuk mengurangi dan memperkecil dampak suatu bencana. Mitigasi adalah langkah yang diambil sebelum bencana terjadi.

Contoh kegiatan mitigasi yaitu membuat peta wilayah rawan bencana, pembuatan bangunan tahan gempa, penanaman pohon bakau, penghijauan hutan, memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana.

Sebagai bagian dari langkah mitigasi adalah perencanaan. Upaya perencanaan dibuat berdasarkan bencana yang pernah terjadi dan bencana lain yang mungkin akan terjadi di suatu wilayah.

Kemudian masyarakat dapat diajak berlatih upaya respons untuk meminimalkan bahaya yang diakibatkan dari terjadinya bencana. Tahap respons berlangsung sesaat setelah terjadi bencana.

Rencana penanggulangan bencana dapat dilaksanakan dengan berfokus pada upaya pertolongan korban bencana dan antisipasi kerusakan yang terjadi akibat suatu bencana.

Hal penting lainnya dari upaya mitigasi adalah pemulihan. Langkah pemulihan adalah tahap yang perlu diambil setelah bencana terjadi untuk mengembalikan kondisi masyarakat seperti sediakala.

Dari pemaparan tersebut, apabila dilihat dari siklus waktunya, kegiatan mitigasi penanganan bencana dikategorikan menjadi kegiatan sebelum bencana terjadi, kegiatan saat bencana terjadi, kegiatan tepat setelah bencana terjadi, dan kegiatan pasca bencana seperti pemulihan, penyembuhan, perbaikan, dan rehabilitasi.

Upaya untuk Mengurangi Resiko Bencana Gempa Bumi di Lingkungan

Ilustrasi sebutkan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko bencana gempa bumi. Unsplash.com/Çağlar Oskay

Setelah memahami berbagai tahapan mitigasi bencana di atas secara umum, selanjutnya adalah mempelajari upaya mengurangi risiko bencana gempa bumi yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu:

Langkah mengurangi risiko bencana gempa bumi diklasifikasikan menjadi tiga, yakni upaya sebelum gempa, saat terjadi gempa, dan pasca gempa. Berbagai upaya yang bisa dilakukan sebelum gempa terjadi untuk mengurangi dampaknya adalah:

  • Mendirikan bangunan yang sesuai aturan baku tahan gempa bumi

  • Mengenali lokasi bangunan tempat tinggal masing-masing

  • Menempatkan perabotan pada tempat yang proporsional dan mudah dijangkau

  • Menyiapkan peralatan seperti senter, P3K, makanan instan, dan lainnya

  • Memeriksa penggunaan listrik dan gas

  • Mencatat nomor telepon penting dalam buku kecil

  • Mengenali jalur evakuasi

  • Mengikuti kegiatan simulasi mitigasi bencana gempa bumi

Pada saat terjadi gempa bumi, masyarakat sebaiknya mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Tetap tenang

  • Menghindari sesuatu atau bangunan yang kemungkinan akan roboh, dan kalau memungkinkan pergi ke tanah lapang

  • Memperhatikan tempat berdiri, apakah ada kemungkinan akan terjadi retakan tanah

  • Turun dari kendaraan dan jauhi area pantai.

Setelah terjadi gempa, cepatlah keluar dari dalam bangunan, gunakan tangga biasa, dan periksa kondisi di sekitar. Apabila ada seseorang yang terluka, segera lakukan pertolongan pertama, dan hindari berada di bangunan yang berpotensi roboh.

Upaya pasca terjadinya gempa umumnya sama, yaitu pemulihan kondisi masyarakat dan lingkungan. Semua upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko bencana gempa bumi di atas perlu dipahami dengan baik agar masyarakat siap menghadapi bencana alam dan mengurangi risikonya. (Aya)

Baca juga: Upaya untuk Mengurangi Risiko Bencana Gempa Bumi melalui Mitigasi