Upaya untuk Mengurangi Risiko Bencana Gempa Bumi melalui Mitigasi
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebutkan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi sebagai bagian dari pemahaman tentang mitigasi bencana alam. Gempa bumi dapat menimbulkan kerusakan bangunan dan membahayakan keselamatan manusia.
Oleh karena itu, persiapan dan pengetahuan mengenai langkah keselamatan perlu dilakukan agar risiko yang ditimbulkan dapat diminimalkan. Upaya tersebut mencakup tindakan sebelum, saat, dan setelah gempa bumi terjadi.
Upaya untuk Mengurangi Risiko Bencana Gempa Bumi yang Perlu Dilakukan
Sebutkan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi dengan memahami langkah mitigasi pada setiap tahapan.
Persiapan sebelum gempa membantu mengenali potensi bahaya, sedangkan tindakan saat dan setelah gempa bertujuan menjaga keselamatan serta menghindari risiko lanjutan.
Berikut penjelasannya berdasarkan bmkg.go.id.
1. Sebelum Terjadi Gempa Bumi
Sebelum gempa, kenali karakteristik gempa bumi dan pastikan struktur bangunan cukup aman. Periksa kondisi rumah serta lakukan renovasi jika diperlukan untuk mengurangi risiko kerusakan, longsor, dan likuefaksi
Kenali pula lingkungan tempat tinggal atau bekerja, termasuk pintu keluar, tangga darurat, dan tempat berlindung. Perabotan seperti lemari sebaiknya dipasang kuat pada dinding, sedangkan benda berat diletakkan di bagian bawah agar tidak mudah jatuh.
Siapkan perlengkapan darurat, seperti kotak P3K, senter, radio, makanan, dan air minum. Pelajari cara melakukan P3K serta menggunakan alat pemadam kebakaran.
2. Saat Terjadi Gempa Bumi
Jika berada di dalam bangunan, lindungi kepala dan tubuh dari benda yang jatuh dengan berlindung di bawah meja yang kokoh jika memungkinkan. Apabila berada di luar ruangan, jauhi gedung, tiang listrik, dan pohon. Hindari pula tanah yang mengalami retakan.
Saat mengendarai mobil, berhentilah di tempat aman dan jauhi bangunan yang berisiko runtuh. Jika berada di pantai, segera menjauh menuju tempat yang lebih tinggi apabila terdapat ancaman tsunami. Sementara itu, di daerah pegunungan, hindari lokasi yang rawan longsor.
3. Setelah Terjadi Gempa Bumi
Setelah gempa, keluarlah dari bangunan dengan tertib menggunakan tangga biasa, bukan lift. Periksa kondisi orang di sekitar dan berikan pertolongan pertama jika diperlukan. Periksa pula kemungkinan kebakaran, kebocoran gas, arus pendek, serta kerusakan saluran air.
Jangan memasuki bangunan yang rusak karena berisiko runtuh. Waspadai gempa susulan dan dengarkan informasi dari sumber resmi. Hindari menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya.
Sebutkan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi dengan mempersiapkan lingkungan, melindungi diri saat guncangan, dan berhati-hati setelah gempa.
Penerapan langkah-langkah tersebut dapat membantu mengurangi bahaya dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi. (Rahma)
Baca juga: 5 Upaya yang Dapat Dilakukan untuk Mengurangi Risiko Bencana Gempa Bumi