Upper Body adalah Apa? Cari Tahu Penjelasannya di Sini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Upper body adalah istilah yang sering digunakan dalam pembahasan olahraga dan kebugaran, terutama ketika membicarakan latihan yang berfokus pada bagian tubuh tertentu.
Istilah ini dapat ditemukan dalam berbagai program latihan, baik untuk pemula maupun orang yang sudah rutin berolahraga. Pembahasan mengenai upper body juga kerap dikaitkan dengan jenis latihan, kelompok otot yang dilatih, serta manfaatnya bagi tubuh.
Upper Body adalah Bagian Tubuh Atas dalam Latihan Kebugaran
Dikutip dari laman verywellfit.com, upper body adalah istilah yang digunakan untuk menyebut bagian tubuh atas yang menjadi fokus dalam latihan kekuatan. Area tersebut mencakup beberapa kelompok otot, seperti dada, punggung, bahu, bisep, trisep, serta otot inti (core).
Latihan upper body bertujuan untuk membantu membangun kekuatan dan massa otot sebagai dasar sebelum beralih ke latihan yang lebih menantang. Latihan ini dapat dilakukan dengan berbagai gerakan sederhana menggunakan dumbbell maupun resistance band.
Bagian Tubuh yang Dilatih Dalam Upper Body
Beberapa kelompok otot yang menjadi fokus dalam latihan upper body meliputi:
Dada (chest): dapat dilatih dengan gerakan seperti push-up dan chest fly.
Punggung (back): dapat dilatih melalui lat pull dan back extension.
Bahu (shoulders): dapat dilatih dengan bent arm lateral raise dan overhead press.
Bisep (biceps): dapat dilatih menggunakan gerakan bicep curl.
Trisep (triceps): dapat dilatih dengan triceps kickback.
Otot inti (core): turut dilibatkan dalam beberapa gerakan untuk membantu menjaga kestabilan tubuh.
Manfaat Latihan Upper Body
Latihan upper body sebagai bagian dari latihan kekuatan dapat membantu meningkatkan kekuatan dan membangun massa otot. Latihan beban juga dapat membantu mengurangi lemak tubuh, meningkatkan rasa percaya diri, serta membuat aktivitas lainnya terasa lebih mudah.
Bagi pemula, latihan sebaiknya dimulai dengan beban ringan agar dapat menguasai teknik dengan benar. Latihan dapat diawali dengan pemanasan selama 5 menit, kemudian setiap gerakan dilakukan 1 set sebanyak 15 repetisi. Latihan dapat dilakukan 2-3 kali dalam seminggu dengan setidaknya satu hari istirahat di antara sesi latihan.
Itulah penjelasan mengenai upper body beserta bagian tubuh yang menjadi fokus latihan, manfaat, contoh gerakan, serta tips latihan yang dapat dilakukan oleh pemula. (Idaf)
Baca juga: Gerakan yang Terjadi saat Otot Trisep Berkontraksi, Ini Penjelasannya