First Travel Klaim Berangkatkan 6 Ribu Jemaah Umrah yang Tertunda

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Jemaah Umrah First Travel (Foto: Dok. First Travel )
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah Umrah First Travel (Foto: Dok. First Travel )

Ribuan calon jemaah umrah mendatangi kantor travel umroh, First Travel, pada Maret lalu. Mereka mempertanyakan alasan penundaan keberangkatan jemaah bulan Mei 2017, padahal sudah mendaftar sejak setahun lalu.

Dalam surat edaran pemberitahuan terkait penundaan tersebut, First Travel berjanji akan berusaha memberangkatkan calon jemaah semaksimal mungkin sampai pertengahan Mei 2017.

Baca : Polemik Keberangkatan Umrah di First Travel

Menurut pihak manajemen First Travel, penyebab penundaan keberangkatan itu antara lain jumlah calon jemaah yang banyak dan terpotongnya waktu keberangkatan dengan hari raya umat Islam.

Di tengah polemik penundaan keberangkatan jemaah yang masih bergulir hingga saat ini, Direktur Utama First Travel Andika Surachman Siregar, mengatakan dalam dua pekan terakhir pihaknya sudah berhasil memberangkatkan 6 ribu orang jemaah.

“Alhamdulillah, pelan-pelan upaya yang kami lakukan mulai mengurai persoalan. Saat ini kami sedang berusaha keras menyelesaikan semua amanah dengan cara yang baik. Dalam dua minggu terakhir, sudah 6000 jamaah yang berhasil kami berangkatkan,” ujar Andika dalam keterangan tertulis, Senin (22/5).

"Sesuai komitmen dan kesepakatan dengan para jamaah terkait, keberangkatan difasilitasi melalui penerbangan pesawat carter yang berangkat dari Bandara Soekarno Hatta," imbuh dia.

Baca : Penjelasan First Travel Soal Penundaan Keberangkatan Jemaah Umrah

Jemaah Umrah First Travel (Foto: Dok. First Travel )
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah Umrah First Travel (Foto: Dok. First Travel )

Kendala teknis yang sempat menimbulkan sentimen negatif dari para pengguna jasa First Travel, menurut Andika, belum pernah terjadi selama 7 tahun perusahaannya beroperasi.

Andika menegaskan bahwa sejak awal beroperasi First Travel menganut prinsip ta’awun (membantu sesama Muslim dalam kebaikan) dalam menjalankan manajemen usahanya.

"Dengan prinsip tersebut First Travel telah membantu keberangkatan puluhan ribu jemaah untuk beribadah ke tanah suci dengan mudah dan murah. Baik jemaah yang menggunakan paket promo, paket reguler, hingga VIP," kata Andika.

"Terimakasih sebesar-besarnya atas dukungan berbagai pihak yang telah memberikan support dalam mengatasi problem ini. Patut disayangkan masih ada saja pihak yang memanfaatkan kondisi tersebut untuk memancing keresahan jemaah," lanjutnya.

PT. First Travel merupakan travel umroh terbesar di Indonesia yang sudah memberangkatkan ratusan ribu jamaah umroh ke tanah suci. First Travel didirikan oleh pasangan Andika Surachman Siregar & Anniesa Hasibuan pada tahun 2009. Seiring semakin kuatnya kesadaran religi masyarakat muslim di tanah air, animo konsumen First Travel selalu meningkat dari tahun ke tahun hingga tak jarang melampaui kuota.