Konten dari Pengguna

Profil Desmond J Mahesa, Pendidikan, Rekam Jejak, dan Harta Kekayaannya

Profil Tokoh

Profil Tokoh

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Profil Desmond J Mahesa. Foto: Dok. dpr
zoom-in-whitePerbesar
Profil Desmond J Mahesa. Foto: Dok. dpr

Profil Desmond J Mahesa atau yang memiliki nama dan gelar lengkap H. Desmond Junaidi Mahesa, S.H., M.H. (12 Desember 1965–24 Juni 2023) merupakan seorang aktivis dan politikus Indonesia.

Ia pernah menjabat sebagai anggota DPR RI sejak tahun 2009 hingga wafatnya pada tahun 2023. Ia mewakili daerah pemilihan Kalimantan Timur periode 2009–2014 dan Banten II periode 2014–2023. Ia merupakan kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Daftar isi

Profil Desmond J Mahesa

Profil Desmond J Mahesa. Foto: Antara/Yudhi Mahatma

Berikut adalah informasi seputar profil Desmond J Mahesa yang dikutip dari ensiklopedia p2k.stekom.ac.id:

  • Nama: Junaidi

  • Nama Lengkap dan Gelar: H. Desmond Junaidi Mahesa, S.H., M.H.

  • Tempat Lahir: Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia

  • Tanggal Lahir: 12 Desember 1965

  • Tempat Wafat: Jakarta, Indonesia

  • Tanggal Wafat: 24 Juni 2023

  • Umur: 57 Tahun

  • Partai Politik: Gerindra

  • Nama Istri: Nurnaningsih

  • Jumlah Anak: 2

  • Pekerjaan: Aktivis, Politisi

Ia pernah menjabat sebagai wakil ketua Komisi III DPR RI pada tahun 2014-2019. Sebagai anggota dari daerah pemilihan Banten II, ia mengantongi sebanyak 61.275 suara dalam Pemilu legislatif tahun 2014.

Sebelumnya, ia pernah duduk di kursi Komisi III DPR RI dalam mewakili daerah pemilihan Kalimantan Timur dengan mengantongi sebanyak 13.439 suara dalam Pemilu legislatif tahun 2009.

Ia terakhir kali terpilih dalam Pemilu tahun 2019 dari Banten II dan mengantongi sebanyak 103.837 suara. Namanya pun mulai dikenal publik sejak ia menjadi salah satu korban penculikan aktivis pro demokrasi pada 1997 hingga 1998.

Pada saat itu ia tercatat sebagai salah satu aktivis dan mahasiswa yang berjuang dalam menegakkan keadilan dan demokrasi di masa pemerintahan Orde Baru yang dipimpin oleh Soeharto.

Terakhir, ia juga sempat menjabat sebagai Ketua Bidang Kaderisasi DPP Partai Gerindra. Kemudian ia meninggal dunia pada tanggal 24 Juni 2023 pada pukul 04.00 WIB di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

Baca juga: Profil Gus Ipul, Menteri Sosial Indonesia beserta Pendidikan dan Kariernya

Riwayat Pendidikan Desmond J Mahesa

Ilustrasi profil Desmond J Mahesa. Unsplash.com/Unseen-Histories

Ia menempuh pendidikan dasar di SD Karya Masyarakat, Kabupaten Banjar pada tahun 1975–1981, kemudian SMP Negeri 7 Banjarmasin tahun 1981–1983, dan SMA Negeri 7 Banjarmasin tahun 1983–1986.

Ia tumbuh besar di Sungai Tabuk dan Pasar Batuah, sebuah kawasan yang terbilang padat dan juga tampak “kumuh”. Sejak ia kecil, untuk anak seusianya ia telah bekerja keras sambil sekolah.

Selanjutnya, ketika ia kuliah di Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin, ia pun mencoba untuk belajar mandiri.

Banyak pekerjaan kasar yang dilakukannya untuk biaya hidup dan kuliah. Termasuk menjadi kuli bangunan dan cleaning service di kantor. Tidak hanya itu, ia juga rela menarik becak pada malam hari di sekitar Pasa Batuah dan Belauran.

Di dunia kampus, ia aktif dalam kegiatan Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT) Unlam, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Kelompok Studi Islam (KSI).

Ia adalah Angkatan Muda Baitul Hikmah dan Lingkungan (KSHL). Ia juga aktif menulis artikel dalam Koran Banjarmasin Post dan Dinamika Berita.

Kemudian kehidupan pun mulai berubah ketika ia dipercaya dalam sebuah Program Lingkungan Hidup GTZ (kerjasama Indonesia-Jerman) tahun 1989 dan 2004 di Kalimantan Timur.

Rekam Jejak Desmond J Mahesa

Ilustrasi profil Desmond J Mahesa. Unsplash.com/History-in-HD

Di bawah ini adalah rekam jejaknya selama ia berkarir di dunia politik hingga jabatan yang pernah dipegangnya.

Perjalanan kariernya di dunia politik dimulai ketika ia menjadi seorang Pengacara mantan Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Muchdi Purwoprandjono dalam kasus Munir.

Kemudian ia menjadi Anggota dari Komisi III DPR RI. Dia juga pernah menduduki beberapa jabatan yaitu Direktur Lembaga Bantuan Hukum Nusantara (LBHN) Jakarta tahun 1998, Ketua DPP Partai Gerindra tahun 2008–2013, Anggota DPR-RI Fraksi Gerindra Komisi III tahun 2009–2023, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR-RI, dan Anggota Badan Musyarawah (Bamus) DPR-RI.

Baca juga: Profil Sultan Najamudin, Ketua DPD RI 2024 beserta Rekam Jejak dan Kekayaannya

Harta Kekayaan Desmond J Mahesa

Ilustrasi profil Desmond J Mahesa. Unsplash.com/Bermix-Studio

Diketahui dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Desmond J Mahesa memiliki harta kekayaan senilai Rp28.696.245.938.

Ia memiliki sejumlah harta kekayaan dalam berbagai bentuk baik yang bergerak maupun tidak bergerak. Ia memiliki beberapa bidang tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Diantaranya bidang tanah dan bangunan di wilayah Jakarta Selatan, Serang, Depok, Tangerang Selatan, Banjarmasin, Banjarbaru, dan Pandeglang.

Nilai total tanah dan bangunan yang ia miliki tersebut mencapai Rp15.581.500.000. Selain tanah dan bangunan, ia juga mempunyai beberapa alat transportasi yang nilainya mencapai Rp1.303.000.000, dengan perincian berikut:

  • Mobil Toyota Jeep Fortuner 2018 senilai Rp300.000.000

  • Mobil Nissan Navara 2015 senilai Rp250.000.000

  • Mobil Mercedes Benz 2014 senilai Rp500.000.000

  • Mobil Mitsubishi Pajero Sport Jeep 2009 senilai Rp250.000.000

  • Motor Honda Sepeda Motor Tahun 2009 senilai Rp3.000.000

  • Kas senilai Rp9.981.745.938.

  • Harta Bergerak senilai Rp630.000.000.

  • Surat Berharga senilai Rp200.000.000.

  • Harta Lainnya senilai Rp1.000.000.000

Demikian informasi tentang profil Desmond J Mahesa, yang dimulai dari pendidikan, rekam jejak, hingga daftar harta kekayaannya. Ia adalah aktivis dan politik pos Indonesia yang jasanya terus dikenang untuk kemajuan bangsa. (Win)

Baca juga: Profil Bobby Nasution, Cagub Sumatera Utara 2024 dan Karier Politiknya