Profil Sultan Najamudin, Ketua DPD RI 2024 beserta Rekam Jejak dan Kekayaannya

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Profil Sultan Najamudin tengah menjadi sorotan publik setelah sosoknya terpilih sebagai Ketua DPD RI 2024-2029 pada Rabu, 2 Oktober 2024. Dalam proses voting yang digelar oleh anggota DPD RI baru, ia berhasil mengungguli pesaingnya, La Nyalla Mattalitti.
Sebelum menjadi Ketua DPD RI, Sultan Najamudin telah menjabat berbagai posisi strategis yang menambah pengalaman dan memperkuat kiprahnya di panggung politik, salah satunya sebagai Wakil Ketua III DPD RI 2019-2024 (p2k.stekom.ac.id).
Selain di dunia politik, ia juga diketahui memiliki latar belakang usaha yang sukses dengan skala dan pencapaian yang tak main-main. Karena itu, di samping profilnya sebagai pejabat, rekam jejak dan kekayaannya pun turut menjadi perhatian publik.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Profil Sultan Najamudin
Berdasarkan profil Sultan Najamudin pada laman p2k.stekom.ac.id, sosok Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia periode 2024-2029 terpilih ini tercatat sebagai politisi kelahiran Anggut, Pino, Bengkulu Selatan, pada 11 Mei 1979.
Selaku kelahiran Bengkulu, Najamudin datang dengan visi awal untuk mengabdikan diri demi membangun daerah kelahirannya. Lantas, bersama tekad dan bekalnya terkait isu daerah, sang politisi kini memiliki catatan pengalaman politik yang tak sedikit.
Jabatan politik pertamanya terbilang cukup tinggi, yakni sebagai anggota DPD RI periode 2009-2013. Pengalamannya ini kemudian menghantar Sultan pada posisi Wakil Gubernur Bengkulu, Wakil Ketua DPD RI, hingga kini menjadi Ketua DPD RI 2024.
Sebelum berkecimpung dalam dunia politik, Sultan memulai karier profesionalnya sebagai pengusaha dari titik nol. Mulai dari service AC keliling, membentuk perusahaan sendiri, sampai menjadi pengusaha bidang penjualan senjata telah dirinya lakoni.
Berkat campur tangannya dalam perusahaan di bidang penjualan senjata, bahan peledak, dan tabung gas sekaligus dunia politik tersebut, pria bernama lengkap Sultan Baktiar Najamudin ini tak ayal dikenal dengan harta kekayaannya yang melimpah.
Baca juga: Profil Gus Ipul, Menteri Sosial Indonesia beserta Pendidikan dan Kariernya
Riwayat Pendidikan Sultan Najamudin
Sang politisi diketahui mendapat gelar lengkap sebagai H. Sultan Baktiar Najamudin, S.Sos., M.Si., berkat keberhasilannya menyelesaikan studi S1 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia serta S2 di Universitas Prof. Dr. Moestopo.
Jauh sebelum itu, pria Anggut ini juga tentunya telah menyelesaikan tahapan pendidikan pokok lainnya. Dikutip dari laman pribadi Sultan, sultanbnajamudin.com, dirinya tercatat pernah mengenyam bangku sekolah dasar di SD Negeri Gedung Agung Pino.
Setelah itu, Najamudin remaja memilih melanjutkan studinya di SMP Negeri Ulu Talo. Lalu, pada tingkat sekolah menengah atas, pria kelahiran tahun 1979 ini mengawali studinya di SMA Negeri 1 Manna, sebelum akhirnya pindah ke SMA Negeri 3 Manna.
Rekam Jejak Sultan Najamudin
Dikutip dari Kumparan News, Sultan Najamudin memiliki rekam jejak karier profesional yang diawali dari keterlibatannya sebagai sosok pengusaha. Berawal dari service AC keliling, Sultan kini tercatat sebagai pengusaha di bawah bendera ASA karya Group.
Di bawah naungan itu, pengusaha asal Bengkulu ini mengelola perusahaan yang bergerak di bidang penjualan senjata, bahan peledak, dan tabung gas skala nasional. Tak heran, harta kekayaannya pun terhitung fantastis, menimbang resiko yang ia jalani.
Di usia tiga puluhan tahun, ia memutuskan untuk pulang ke Bengkulu dan mengabdikan diri untuk membangun daerah kelahirannya. Visinya itu ia jalani dengan keterlibatannya sebagai aktivis pemuda, sebelum akhirnya menjadi ketua KNPI provinsi Bengkulu.
Pada tahun 2009, Sultan memutuskan untuk maju sebagai calon DPD RI dapil Bengkulu. Tahun ini kemudian menjadi tahun keberhasilannya menduduki jabatan anggota, sebelum kemudian didaulat sebagai ketua hubungan antar lembaga di DPD RI.
Berjalan tiga tahun, Sultan terpaksa mengundurkan diri dari kursi DPD karena dirinya terpilih menjadi Wakil Gubernur Bengkulu sisa masa bakti 201-2015. Lalu, menuju periode 2015-2020, ia maju menjadi Cagub Bengkulu, meski berakhir tak terpilih.
Di tahun 2019, Najamudin kembali maju menjadi kandidat calon DPD RI mewakili Provinsi Bengkulu. Dengan raihan 191.499 suara, yakni suara terbanyak yang jauh meninggalkan angka pesaingnya, sang politisi lantas terpilih sebagai bagian DPD RI.
Pada periode yang sama, Sultan Najamudin akhirnya dipercaya untuk mengisi bangku wakil ketua DPD RI dalam masa jabatan 2019-2024, mendampingi ketua saat itu La Nyalla Mattalitti, melalui hasil mekanisme internal pemilihan pimpinan DPD RI.
Berkat pengalamannya itu, Sultan kemudian datang sebagai calon ketua DPD RI bersama calon wakilnya, GKR Hemas, Yorrys Raweyai, dan Tamsil Linrung, menyaingi La Nyalla serta calon wakilnya dalam pemilihan 2024-2029, yang akhirnya dinyatakan terpilih.
Baca juga: Profil Gibran Rakabuming, Wakil Presiden Terpilih Indonesia
Harta Kekayaan Sultan Najamudin
Berdasarkan lembar Pengumuman Harta Kekayaan LHKPN pada laman elhkpn.kpk.go.id, berikut merupakan rincian harta kekayaan Sultan Najamudin sebagai Wakil Ketua III DPD RI untuk periodik 2023 yang dilaporkan pada tanggal 31 Desember 2023:
a. Tanah dan Banguna (Rp3.998.000.000)
Tanah dan Bangunan seluas 300 m2/40 m2 di KAB/KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI | Rp629.000.000
Tanah dan Bangunan seluas 2670 m2/2300 m2 di KAB/KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI | Rp1.869.000.000
Tanah dan Bangunan seluas 73 m2/73 m2 di KAB/KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI | Rp1.500.000.000
b. Alat Transportasi dan Mesin (Rp685.000.000)
MOBIL, TOYOTA ALPHARD MINIBUS Tahun 2004, HASIL SENDIRI | Rp150.000.000
MOBIL, NISSAN PRESIDENT SEDAN Tahun 1992, HASIL SENDIRI | Rp85.000.000
MOBIL, TOYOTA AVANZA MINIBUS Tahun 2007, HASIL SENDIRI | Rp50.000.000
MOBIL, MERCEDES BENZ S350 Tahun 2008, HASIL SENDIRI | Rp400.000.000
c. Harta Bergerak Lainnya (Rp66.000.000)
d. Kas dan Setara Kas (Rp556.734.654)
TOTAL HARTA: Rp5.305.734.654
Riwayat Organisasi Sultan Najamudin
Sebagai seorang politisi, Sultan tentunya memiliki riwayat organisasi yang mumpuni, baik itu di tingkat kuliah maupun tingkat provinsi dan lainnya. Untuk itu, simaklah daftar riwayat organisasi Sultan Najamudin berdasar p2k.stekom.ac.id, berikut:
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu (2011-2014)
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bengkulu (2011-2013)
Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) (2006-sekarang)
Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta (2003)
Himpunan Mahasiswa (HIMA) Fisip UI (2003)
Riwayat Pekerjaan Sultan Najamudin
Dikenal sebagai politisi yang berlatar belakang sebagai pengusaha sukses dengan skala dan pencapaian yang tak main-main, inilah riwayat pekerjaan Sultan Najamudin, dari yang terdahulu hingga yang terbaru berdasar pada laman p2k.stekom.ac.id:
Anggota DPD RI (2009–2013)
Wakil Gubernur Bengkulu (2013–2015)
Komisaris Asa Karya Group
Pimpinan Perusahaan Majalah EKBIS
CEO Majalah Health News
Wakil Ketua DPD RI (2019–2024)
Ketua DPD RI (2024–sekarang)
Baca juga: Profil Dadan Hindayana, Dosen IPB yang Menjadi Kepala Badan Gizi Nasional
Demikian ulasan profil Sultan Najamudin, sosok Ketua DPD RI 2024, lengkap dengan riwayat pendidikan, rekam jejak, dan harta kekayaannya. Jika ingin mengetahui info lain terkait sang politisi, pastikan untuk menyimaknya dari platform terpercaya.(NF)
