Profil Elon Musk, Pendidikan, Karier, dan Penghargaannya

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa yang tidak tahu Elon Musk. Nama salah satu tokoh besar dunia ini tentu sudah diketahui banyak orang. Sayangnya, masih sedikit yang tahu mengenai profil Elon Musk, pendidikan, karier, dan penghargaan yang pernah didapatnya.
Dalam dunia bisnis, terutama yang berkaitan dengan teknologi, nama Elon Musk sudah sangat dikenal. Di balik kesuksesan yang sekrang didapatkannya, ada perjuangan keras yang dilakukannya.
Kisah perjuangannya bahkan menginspirasi banyak orang. Terlebih, ia merupakan anak dari keluarga broken home, tetapi tetap bisa meraih kesuksesannya meski dengan perjuangan yang tidak mudah.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Profil Elon Musk
Bagi yang belum tahu, Elon Musk memiliki nama lengkap Elon Reve Musk yang lahir pada tahun 1971 di Pretoria, Afrika Selatan. Ia merupakan anak dari seorang ayah yang berkedudukan sebagai Insinyur di Afrika Selatan dan ibu yang berprofesi sebagai ahli gizi.
Sayangnya, diusianya yang masih belia, Elon Musk harus menerima kenyataan pahit bahwa sang ayah dan ibu harus bercerai tepat di tahun 1980.
Setelah perceraian orang tuanya, Musk kecil tinggal bersama sang ayah. Tidak berjalan mulus, Musk malah mendapatkan julukan dari ayahnya yaitu manusia mengerikan, semua hal jahat sudah pernah dilakukannya.
Pada satu kesempatan, Musk pernah berkomentar bahwa "Saya memiliki masa kecil yang buruk. Saya mengalami banyak kesulitan saat tumbuh dewasa. Satu hal yang saya khawatirkan dari anak-anak saya adalah mereka tidak menghadapi cukup banyak kesulitan,"
Meskipun kehidupannya bisa dikatakan penuh dengan tantangan, akan tetapi Musk berhasil menjadi pebisnis hebat. Ringkasan riwayat hidupnya ada di bawah ini:
Elon Musk merupakan CEO karismatik dari perusahaan pembuat mobil listrik Tesla dan produsen roket SpaceX.
Melakukan akuisis sosial media Twitter yang sekarang diubah namanya menjadi X.
Elon Musk lahir dan dibesarkan di Afrika Selatan, lalu menghabiskan waktu di Kanada sebelum pindah ke Amerika Serikat.
Menempuh pendidikan di Universitas Pennsylvania mengambil program studi fisika dan bisnis.
Musk mengelola perusahaan bisnis berbasis teknologi mulai dari seperti Zip2 dan X.com, dan bergabung dengan perusahaan yang saat ini disebut PayPal.
Perilaku nyelenehnya sudah berlangsung dari waktu ke waktu.
Baca juga: Elon Musk vs OpenAI
Biodata Elon Musk
Setelah membahas terkait profil, kali ini akan dilanjutkan membahas mengenai biodata lengkap dari Elon Musk, mulai dari nama lengkap hingga status pernikahan. Berikut ulasannya:
Nama lengkap: Elon Reeve Musk
Nama ibu: Maye Musk
Nama bapak: Errol Musk
Nama kakak: Tosca Musk
Nama adik: Kimbal Musk
Tempat dan tanggal lahir: Pretoria, Afrika Selatan, 28 Juni 1971
Tempat tinggal: Los Angeles, California, A.S.
Kewarganegaraan: Afrika Selatan (1971 - sekarang), Kanada (1989 - sekarang), Amerika Serikat (2002 - sekarang)
Sekolah: Queen's University, University of Pennsylvania
Pekerjaan: Pengusaha, teknisi dan investor
Tahun aktif: 1995–sekarang
Bisnis yang dijalankan: SpaceX, PayPal, Tesla Motors, Hyperloop, SolarCity, OpenAI, The Boring Company
Gaji Tesla Motors: $78.2 million (2012), $69,989 (2013), $1 (2014)
Kekayaan bersih: US$240.9 miliar (11 Januari 2024)
Jabatan: CEO dan CTO SpaceX, CEO dan arsitek produk Tesla Motors, CEO Twitter, Rekan Pendiri OpenAI, Rekan Pendiri Neuralink, Presiden Musk Foundation
Istri: Justine Musk (2000 - 2008), Talulah Riley (2010 – 2012, 2013 – 2016)
Jumlah anak: 11
Pendidikan Elon Musk
Tidak hanya keluarganya saja yang terpecah, ia juga di-bully oleh teman-temannya saat masih bersekolah di Waterkloof House Prepatory School.
Meskipun begitu, ia tidak menyerah dan melanjutkan sekolahnya 1 tahun lebih awal di Pretoria Boys High School.
Elon Musk termasuk pelajar kutu buku sehingga waktunya dihabiskan untuk membaca banyak buku yang akhirnya membuatnya tidak memiliki banyak teman. Mengenai hal itu diceritakannya pada sebuah wawancara khusus.
“Mereka meminta sahabat saya (sumpah serapah) untuk memancing saya keluar dari persembunyian sehingga mereka bisa memukuli saya. Dan (sumpah serapah) itu menyakitkan.” kata Musk.
“Entah mengapa, mereka memutuskan bahwa sayalah orangnya, dan mereka akan mengejar saya tanpa henti. Itulah yang membuat masa kecil saya sulit. Selama beberapa tahun, tidak ada waktu istirahat. Anda dikejar-kejar oleh geng-geng di sekolah yang mencoba memukuli saya habis-habisan, dan kemudian saya pulang, dan di sana juga akan sangat buruk.” sambungnya.
Setelah mengalami masalah sulit saat bersekolah, Musk kemudian pindah ke Kanada. Ia memperoleh kewarganegaraan Kanada melalui bantuan sang ibunda. Berbekal hal itu, Musk mendaftar di Queen's University yang berada di Kingston, Ontarian.
Di situlah ia bertemu dengan Justine Wilson, seorang penulis yang kemudian menjalin asmara dengannya. Keduanya memutuskan untuk menikah dan dikaruniai 6 orang anak. Hanya saja anak pertamanya meninggal tidak berselang lama setelah kelahirannya.
Tidak berlangsung lama, pasangan suami istri tersebut memutuskan untuk berpisah pada tahun 2008.
Saat berada di AS, Elon Musk pindah ke University of Pennsylvania dengan mengambil 2 jurusan sekaligus. Selama berada di AS, sebagian besar waktunya dihabiskan untuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk membeli rumah persaudaraan dengan 10 kamar tidur.
Sayangnya, fasilitas yang dibelinya itu digunakan sebagai club malam sementara. Meski seperti itu, Musk berhasil lulus dengan baik dan menyandang gelar sarjana fisika serta sarjana ekonomi di Wharton School.
Namun, ia memberi pernyataan yang berisi “Ringkaslah segala sesuatunya hingga ke kebenaran mendasarnya dan buatlah kesimpulan dari sana.”
Baca juga: Kominfo Batal Blokir X, Tidak Langgar Aturan soal Konten Pornografi
Karier Elon Musk
Saat berusia 24 tahun, tepatnya setelah pindah ke California untuk mengejar gelar Ph. D. dalam bidang fisika terapan di Universitas Standford, Musk mulai tertarik dengan dunia bisnis.
Ia mencoba untuk emmbangun bisnis dan meninggalkan gelas Ph.D. nya. Penjelasan selengkapnya ada di bawah ini:
1. X.com
Pada tahun 1995, Musk meluncurkan Zip2, yaitu sebuah perangkat lunak berbasis web yang berguna untuk menunjukkan peta kota. Di masa itu, Zip2 sangat membantu pada pengirim surat kabar.
Sayangnya, pada tahun 1999, Zip2 diakuisisi oleh Compaq Computer Corporation dengan harga $307 juta dan opsi saham senilai $34 juta.
Tidak tinggal diam, Musk kemudian menggunakan hasil penjualan Zip2 untuk mengembangkan X.com, yaitu sebuah program fintech. Pada akhirnya, X.com bergabung dengan perusahaan transfer uang ternama yakni Confinity. Saat ini X.com lebih dikenal sebagai PayPal.
2. Tesla
Awal tahun 2004, Musk memulai kerja sama dengan perusahaan mobil listrik. Sebagai permulaan, ia menyumbang sebanyak $6,3 juta. Selanjutnya, Musk bergabung dengan insinyur Martin Eberhard untuk menjalankan perusahaan yang saat itu dikenal sebagai Tesla Motors.
Karena berbagai perselisihan yang terjadi, akhirnya Musk menggantikan Eberhard sebagai CEO Tesla Motors. Di bawah pengelolaannya, Tesla saat ini menjadi produsen mobil ternama dunia.
Sekarang, Tesla tidak hanya mengeluarkan mobil listrik saja tetapi mobil tenaga surya dengan diluncurkannya Powerwall.
3. X
Sebelum diakuisisi, dahulunya X bernama Twitter, yaitu sebuah platform media sosial yang digemari berbagai kalangan. Awalnya, X adalah milik Jack Dorsey, Noah Glass, Biz Stone, dan Evan Williams.
Akuisisi dilakukan Musk pada 28 Oktober 2022 akibat beberapa masalah yang terjadi. Salah satunya akibat CEO lama dari perusahaan Twitter menggugat Musk karena dirinya dinilai tidak mau menjalin kesepakatan.
Penghargaan Elon Musk
Berikut adalah deretan penghargaan yang pernah diterima oleh Elon Musk:
Terdaftar sebagai satu dari 100 tokoh yang paling berpengaruh tahun 2010 versi Time Magazine. Jon Favreau, sutradara film Iron Man, menjelaskan di artikel Time tentang bagaimana Musk menginspirasi karakter tokoh miliarder genius di film besutannya, Tony Stark.
Tahun 2010, badan penerbangan dunia Fédération Aéronautique Internationale menganugerahi Musk penghargaan tertinggi di bidang angkasa & luar angkasa, FAI Gold Space Medal, karena merancang roket swasta pertama yang mencapai orbit. Pemenang sebelumnya adalah mencakup Neil Armstrong, Burt Rutan dari Scaled Composites, dan John Glenn.
Satu dari 75 tokoh paling berpengaruh abad ke-21 versi majalah Esquire.
Bulan Juni 2011, Musk dianugerahi Heinlein Prize for Advances in Space Commercialization senilai $500.000
Bulan Februari 2011, Forbes memasukkan Musk dalam daftar "America's 20 Most Powerful CEOs 40 And Under".
Diakui sebagai Living Legend in Aviation tahun 2010 oleh Kitty Hawk Foundation karena menciptakan pengganti Space Shuttle (roket Falcon 9 dan wahana antariksa Dragon). Pemenang lainnya meliputi Buzz Aldrin dan Richard Branson.
American Institute of Aeronautics and Astronautics George Low Award atas kontribusi tertinggi di bidang transportasi luar angkasa tahun 2007/2008. Musk diakui atas desain Falcon 1-nya, roket berbahan bakar cair swasta pertama yang mencapai orbit.
National Space Society Von Braun Trophy tahun 2008/2009 karena memimpin pencapaian terhebat di luar angkasa. Pemenang sebelumnya adalah Burt Rutan dan Steve Squyres.
National Wildlife Federation 2008 National Conservation Achievement Award untuk Tesla Motors dan SolarCity. Pemenang lainnya untuk tahun 2008 adalah jurnalis Thomas Friedman, Senator A.S. Patrick Leahy, dan Gubernur Florida Charlie Crist.
The Aviation Week 2008 Laureate untuk pencapaian terbaik dalam industri luar angkasa di seluruh dunia.
R&D Magazine Innovator of the Year 2007 untuk SpaceX, Tesla, dan SolarCity.
Automotive Executive of the Year (Worldwide) 2010 karena menunjukkan kepemimpinan teknologi dan inovasi melalui Tesla Motors. Pemenang sebleumnya meliputi Bill Ford Jr, Bob Lutz, Dieter Zetsche, dan Lee Iacocca. Musk adalah pemenang termuda.
Inc Magazine Entrepreneur of the Year Award 2007 atas karyanya di Tesla dan SpaceX.
2007 Index Design Award untuk desain Tesla Roadster. Global Green 2006 Product Design Award untuk desain Tesla Roadster diberikan oleh Mikhail Gorbachev.
Tahun 2010, Musk diangkat menjadi anggota dewan pengawas California Institute of Technology.
Tahun 2011, Musk dianugerai gelar Legendary Leader di Churchill Club Awards.
Tahun 2012, Musk dianugerahi medali emas sebagai bentuk penghargaan tertinggi Royal Aeronautical's Society.
Tahun 2016, Musk terpilih menjadi orang paling berkuasa nomor 21 didunia oleh majalah Forbes.
Tahun 2018, Musk dianugerahi Fellow of the Royal Society atas kontribusi besarnya dalam bidang ilmu teknik.
the Most Innovative Leaders oleh Forbes pada tahun 2019.
Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Pembiasaan? Ini Jawabannya
Itulah ulasan mengenai profil Elon Musk dan berbagai informasi menarik lain yang patut diketahui. Melihat latar belakang kehidupannya, bisa disimpulkan bahwa kesuksesan dapat dicapai siapa saja yang mau bekerja keras. (Nay)
