Memasuki hari ke-3, tiga kapal perang TNI Angkatan Laut (TNI AL) diterjunkan untuk melakukan pencarian 8 orang penumpang kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Kamis (10/9). Mereka adalah 5 wartawan, dua kru kapal dan 1 pemandu.
Kepala Basarnas Banten Al Amrad mengatakan, unsur kapal perang TNI AL dilibatkan untuk memperkuat pencarian sekaligus memperluas area penyisiran di Perairan Selat Sunda.
Ketiga kapal perang tersebut yakni KRI Leuseur-924, KRI Kerambit-627, dan KRI Lepu-861. Selain itu, TNI AL turut mengerahkan kapal lain, yaitu KAL Anyer I.3-64 dan RHIB Peucang dari Lanal Banten serta KAL Siaga dari Lanal Lampung.
"Untuk kapal-kapal besar TNI AL masih tetap dilibatkan. Jadi nanti kita akan melihat prediksi angin dan arus, kemungkinan kita akan memperluas pencarian ke arah Utara," kata Al Amrad, Kamis (10/9).
"Kita akan memperluas ke sisi utara sesuai dengan perhitungan arus dan pergeseran ombak serta angin," imbuhnya.
Meski areal pencarian diperluas, Al Amrad mengatakan, area sekitar Gunung Anak Krakatau tetap menjadi fokus utama dalam proses pencarian para penumpang kapal Arupadhatu 1.