Kumparan Logo
kumparanNEWS
verified-green
4 jam lalu
9 Anggota AHWA yang Akan Pilih Rais Aam dan Ketua Umum PBNU
Sembilan ulama terpilih menjadi anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8) malam.
Kesembilan nama tersebut terpilih setelah seluruh nama yang diusulkan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) ditabulasi berdasarkan perolehan dukungan.
AHWA memiliki posisi strategis dalam mekanisme baru pemilihan kepemimpinan PBNU yang disepakati dalam Muktamar ke-35.
Sebelumnya, peserta muktamar melalui Sidang Pleno III sepakat mengubah mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU dari sistem one man one vote menjadi mekanisme AHWA.
Keputusan tersebut diambil melalui voting. Dari 552 pemilik suara, sebanyak 401 memilih perubahan mekanisme menjadi AHWA, 150 suara mempertahankan sistem pemilihan langsung, sementara satu suara dinyatakan tidak sah.
Berdasarkan hasil tabulasi, berikut sembilan ulama yang memperoleh dukungan terbanyak dan ditetapkan sebagai anggota AHWA Muktamar ke-35 NU:
1. KH Nurul Huda Djazuli (Ploso), 488 suara
2. TGK KH Nuruzzahir Yahya (Waled NU), 478 suara
3. AG Dr. KH Baharuddin HS, MA, 392 suara
4. KH Miftachul Akhyar, 351 suara
5. KH Afifuddin Muhajir, 340 suara
6. KH Anwar Iskandar, 327 suara
7. KH Anwar Manshur (Lirboyo), 304 suara
8. Dr. KH Abu Bunyamin, MA, 297 suara
9. Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, 273 suara

0 Komentar

Belum ada komentar