"Beberapa teman-teman massa aksi ada yang terluka, ada yang dilarikan ke rumah sakit. Paling parah teman-teman sesak napas dan ada juga yang terkilir, jatuh karena lari menjauhi gas air mata. Ada yang tertembak water canon," ujar Koordinator Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Semarang Nathael Bramana.