Kumparan Logo
kumparanNEWS
verified-green
19 menit lalu
Detik-detik Begal di Cianjur Todongkan Pistol ke Guru di Depan Sekolah
Komplotan begal bersenjata api merampas sepeda motor milik seorang guru di Jalan Didi Prawirakusumah, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Aksi para pelaku terjadi pada siang hari, tepat di depan sekolah tempat korban mengajar. Bahkan, aksi empat pelaku yang salah satunya sempat menodongkan pistol kepada korban itu terekam kamera CCTV.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat tiga orang pelaku menghampiri sepeda motor milik korban yang terparkir di depan gerbang sekolah.
Saat salah seorang pelaku berusaha merusak kontak sepeda motor, korban bernama Ria, guru bahasa Inggris di SMP IT Darul Muttaqin Cianjur, menyadari ada beberapa orang yang mengutak-atik kendaraannya.
Korban kemudian mendekati sepeda motornya. Namun, salah seorang pelaku justru menodongkan pistol ke arah Ria. Merasa terancam, korban memilih menjauh demi keselamatannya. Para pelaku pun leluasa membawa kabur sepeda motor tersebut.
Kepala SMK Darul Muttaqin Cianjur, Irwan, mengatakan korban baru saja pulang setelah mengunjungi rumah salah seorang siswanya.
"Saat tiba di sekolah sekitar jam 12 siang, gerbang dikunci. Karena memang kebijakannya saat salat berjamaah, gerbang sekolah dikunci, sehingga Bu Ria ini menunggu di luar," ujar Irwan.
Irwan menjelaskan, korban kemudian memilih berteduh di tempat yang lebih sejuk karena cuaca panas.
"Meneduh, ya mungkin sekitar 15 meter dari pintu gerbang sekolah atau tempat motornya terparkir," jelasnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, kata Irwan, para pelaku diperkirakan berjumlah empat orang.
"Awalnya korban berusaha mendekat dan merebut lagi sepeda motornya. Tapi setelah ditodongkan pistol, korban memilih menjauh demi keselamatan," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Karangtengah AKP Yudi Heryanadi mengatakan, jajarannya telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
"Anggota dari Polsek Karangtengah dan Polres Cianjur sudah melakukan penyelidikan. Kami juga telah memintai keterangan dari saksi serta korban. Termasuk memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi para pelaku," kata Yudi.

0 Komentar

Belum ada komentar