Gunung Semeru di Jawa Timur erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran (APG) hingga jarak luncur 4.500 meter pada Kamis (5/11).
Ketua Tim Pusat Pengelola Data dan Informasi (Pusdalops) BPBD Jatim, M Amrul, mengatakan tiga kali APG teramati sekitar pukul 12.00 WIB dengan arah luncuran ke tenggara, tepatnya di sektor Besuk Kobokan.
“Per jam 12.00 WIB Teramati 3 kali awan panas guguran dengan jarak luncur 3000-4500 m dari puncak, mengarah ke tenggara. Jalur luncuran Awan Panas di sektor tenggara (Besuk Kobokan),” kata Amrul kepada kumparan.
Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat erupsi tersebut. BPBD mengimbau masyarakat tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 km dari puncak.
Warga juga diminta menjauhi sempadan sungai sejauh 500 meter dan radius 5 km dari kawah Semeru.
Koordinator Pos Pantau BPBD Curah Kobokan, Sugiyono, menyebut APG telah terjadi sejak Rabu (4/11) dan mengingatkan warga agar waspada terhadap potensi awan panas, terutama saat musim hujan.