Kapolda Banten Irjen Hengki memberikan update terkait kapal Arupadhatu 1 yang hilang saat membawa lima wartawan untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Hingga kini, kapal Arupadhatu 1 belum ditemukan. Lima wartawan yang berada di dalam kapal tersebut juga belum ditemukan dan kondisi mereka belum diketahui.
Hengki menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah kapal terbawa arus, terendam, atau tenggelam ke dasar laut.
“Yang pasti dari sampai dengan sekarang, Arupadhatu 1 kapalnya kan tidak ada yang ditemukan,” kata Hengki dalam konferensi pers di Polda Banten, Rabu (23/9).
Terkait kondisi lima wartawan, Hengki mengatakan belum ada data yang memastikan apakah mereka selamat atau tidak. “Bagaimana korban yang lain saya belum tahu apakah mereka selamat atau enggak, saya berdasarkan data-data yang ada seperti yang kita temukan sekarang,” ujarnya.