Seorang perempuan membawa sebilah golok melabrak perempuan lain. Ia cemburu kekasihnya dilirik oleh perempuan tersebut.
Keributan itu terekam kamera dan beredar di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Herman Saputra menjelaskan, keributan tersebut terjadi pada Minggu (11/10) sekitar pukul 01.00 WIB.
Berdasarkan hasil penyelidikan, sebelum keributan terjadi, pelaku bersama sejumlah rekannya tengah berkumpul sambil minum minuman beralkohol di sekitar lokasi kejadian.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadiannya berlangsung sekitar jam 1 dini hari. Saat itu, para pelaku sedang minum-minuman keras," jelas Herman, dikutip Minggu (25/10).
Menurut Herman, persoalan bermula ketika korban melintas menggunakan sepeda motor. Salah seorang pelaku kemudian merasa tidak senang karena menganggap korban memberikan lirikan kepada kekasihnya yang sedang berada di lokasi.
Hal tersebut membuat pelaku mengejar korban hingga terjadi perselisihan. Situasi semakin memanas setelah pelaku membawa golok untuk mengintimidasi korban.
Belakangan, polisi telah menangkap dua perempuan yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Mereka masih di bawah umur.
Polisi juga mengembangkan kasusnya dan menangkap seorang pria yang diduga merupakan pemilik golok tersebut.
"Ada tiga orang yang sudah kami amankan. Dua di antaranya wanita di bawah umur," ungkap Herman.
"Keterlibatan pelaku yang laki-laki ini adalah yang bersangkutan merupakan pemilik golok yang dipakai ABH wanita untuk menodong korban," kata Herman.
Herman menegaskan, proses hukum tetap berjalan meskipun dua orang yang terlibat masih tergolong anak. Namun, mekanisme pemeriksaan dan penanganannya harus disesuaikan dengan prosedur khusus dalam sistem peradilan pidana anak.
"Dua orang wanita yang kami amankan merupakan anak di bawah umur. Sebab itu, penanganan perkaranya berjalan lebih hati-hati, karena melibatkan anak sebagai pelaku," ujarnya.
Herman memastikan seluruh pihak yang diduga terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.