Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato secara virtual dalam Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Kamis (24/9), setelah AS kembali menolak visa delegasi Palestina.
Pidato Abbas yang telah direkam sebelumnya diputar di layar besar Ruang Sidang Majelis Umum PBB dan disaksikan para delegasi yang hadir langsung.
Untuk tahun kedua berturut-turut, delegasi Palestina tidak mendapatkan visa yang diperlukan untuk melakukan perjalanan ke New York dan menghadiri sidang secara langsung.
Dalam pidatonya, Abbas mengatakan ancaman terhadap Palestina kini tidak lagi sebatas upaya melemahkan solusi dua negara dan mencegah terwujudnya negara Palestina.
“Bahaya tersebut kini mengancam kehidupan dan keberadaan rakyat Palestina di tanah air mereka,” kata Abbas.
Abbas juga menentang penolakan visa tersebut.
“Kami menentang langkah-langkah represif yang melanggar hukum ini dan menolak tuduhan serta alasan yang menjadi dasar penerapannya,” ujarnya.
Pernyataan Abbas disampaikan dalam pekan tingkat tinggi ke-81 Sidang Umum PBB yang berlangsung di New York.