Polda Banten memastikan jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano adalah Surakman (60), kru lima wartawan yang hilang saat liputan Gunung Anak Krakatau (GAK). Hal itu diperkuat dengan hasil tes DNA.
Anak Surakman, Yayat, mengucapkan terima kasih kepada Basarnas hingga seluruh pihak yang telah membantu pencarian sang ayah yang hilang sejak Senin (7/9) lalu.
“Terima kasih kepada Kapolda Banten, Gubernur Banten, dan instansi terkait yang membantu pencarian 5 jurnalis dan ABK, saya ucapkan terima kasih banyak,” kata Surakman.
“Semoga dibalas oleh Allah SWT, saya dapat kabar ditemukan tadi malam,” sambungnya.
Lima wartawan dan 3 kru kapal sebelumnya hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Rombongan hilang kontak sejak Senin (7/9) saat berlayar menggunakan kapal untuk memotret gunung tersebut.
Kapal dikapteni oleh Warta, bersama satu ABK lainnya bernama Surakman dan seorang guide bernama Heriyanto. Mereka bertolak dari Dermaga Marina, Lippo Carita, Desa Sukajadi, Carita, Kabupaten Pandeglang, sekitar pukul 14.00 WIB.