Kumparan Logo
kumparanNEWS
verified-green
2 jam lalu
Wanita di Lampung Histeris saat Buaya yang Dipeliharanya Sejak Kecil Dievakuasi
Wike, warga Jalan Teluk Ambon Gang Rajawali, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, menangis histeris saat buaya peliharaanya dievakuasi petugas pemadam kebakaran (damkar).
Buaya itu diketahui sudah dipelihara Wike sejak baru menetas. Wike membuat kolam kecil di teras depan rumahnya untuk menempatkan buayanya tersebut.
Kini, buaya yang dipelihara Wike sudah bertumbuh besar. Ukurannya diperkirakan mencapai panjang 2,5 meter. Hal tersebut membuat warga sekitar resah dan melaporkannya.
Buaya itu pun akhirnya dievakuasi oleh damkar pada Sabtu (26/9). Proses evakuasi disaksikan langsung oleh Wike. Ia tak kuasa menahan tangis saat peliharaannya itu dibawa pergi. Wike menangis histeris, bahkan sempat pingsan.
Koordinator Satpel Palembang LPK (Loka Pengelola Kelautan) Pekanbaru, KKP, Hade Hambrata mengatakan, buaya tersebut rencananya akan dibawa ke tempat penangkaran buaya di PT Vista Agung Kencana di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.
"Ada warga memelihara ya. Kalau di aturan sendiri kan enggak boleh. Harus ada izin penangkaran dan lain sebagainya. Nah, kita ke sini untuk evakuasi. Rencananya ini mau dibawa ke PT Vista penangkaran buaya," ujar Hade.
Hade menyebut, berdasarkan hasil identifikasi awal, buaya tersebut merupakan jenis buaya muara.
Ia menjelaskan, setelah diserahkan, status buaya tersebut akan menjadi barang milik negara dan dititipkan di tempat penangkaran. Pengelola penangkaran tidak diperbolehkan menjual atau menyewakan buaya tersebut.

0 Komentar

Belum ada komentar