Konten dari Pengguna

10 Contoh Zat Pengawet Buatan untuk Makanan dan Minuman yang Aman Dikonsumsi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh zat pengawet buatan. Sumber: unsplash.com/Leohoho.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh zat pengawet buatan. Sumber: unsplash.com/Leohoho.

Contoh zat pengawet buatan untuk makanan dan minuman penting untuk diketahui agar aman untuk dikonsumsi. Pengetahuan ini penting jika ingin mengawetkan makanan sendiri atau ketika membaca bahan pengawet yang tercantum di kemasan makanan.

Makanan dan minuman terbaik adalah yang segar tanpa pengawet. Namun sering kali makanan dan minuman perlu diawetkan agar tidak terbuang atau jika mau dikemas. Yang penting, kenali zat pengawet buatan yang aman.

10 Contoh Zat Pengawet Buatan

Ilustrasi contoh zat pengawet buatan. Sumber: unsplash.com/ElenaLeya.

Dikutip dari Seri IPA Kimia 2 untuk SMP Kelas VIII, Crys Fajar Partama (2008:46), bahan pengawet adalah bahan tambahan yang diberikan pada makanan dengan tujuan menghambat terjadinya fermentasi, penguraian atau efek mikroorganisme lainnya.

Pengawet buatan adalah pengawet yang dibuat di pabrik. Penggunaan pengawet buatan untuk makanan dan minuman harus berhati-hati. Perhatikan tanda food grade dan takaran yang dianjurkan.

Berikut adalah 10 contoh zat pengawet buatan yang biasa digunakan dalam makanan atau minuman.

  1. Asam Asetat Asam asetat dikenal sebagai asam cuka. Asam asetat mengandung anti mikroba yang bisa digunakan untuk mengawetkan acar, saus tomat, sambal dan sebagainya.

  2. Benzoat Bisa dibeli dalam bentuk natrium benzoat atau asam benzoat. Benzoat digunakan untuk mengawetkan makanan dan minuman ringan, seperti sari buah, nata de coco, kecap, selai dan lain-lain.

  3. Garam Nitrit Penggunaan senyawa nitrit yang berlebihan dapat menyebabkan kanker. Biasanya garam nitrit atau natrium nitrit digunakan untuk mengawetkan kornet, sosis, makanan kering dan sebagainya.

  4. Sorbat Sorbat bisa dibeli dalam bentuk asam atau garam sorbat. Sorbat digunakan untuk menghambat pertumbuhan kapang pada margarin, keju, anggur, acar dan lain-lain.

  5. Propianat Garam atau asam propianat juga digunakan untuk mencegah pertumbuhan kapang dan barcillus mesentericus pada roti dan keju.

  6. Sulfit Sulfit berupa garam kalium digunakan untuk mengawetkan udang beku, sari nanas dan kentang potong.

  7. Vitamin C Vitamic C atau asam askorbat sering ditambahkan pada minuman seperti nata de coco. Vitamin C mengandung anti oksidan yang akan teroksidasi lebih dahulu sebelum minuman tersebut.

  8. Vitamin E atau Tokoferol Vitamin E yang juga mengandung anti oksidan dan larut dalam minyak digunakan untuk mengawetkan minyak kelapa, mentega dan lain-lain.

  9. Natrium Nitrat Umumnya digunakan untuk mengawetkan daging atau ikan olahan, seperti sosis, dendeng, daging asap dan sebagainya.

  10. Natrium Bisulfat Umumnya digunakan pada minuman, dressing dan saus.

Baca juga: 3 Contoh Larutan Asam beserta Manfaat dan Bahayanya

Itulah 10 contoh zat pengawet buatan untuk makanan dan minuman yang aman dikonsumsi. Saat ini semakin banyak makanan dan minuman yang diawetkan, sehingga harus lebih waspada. (lus)