12 Contoh Zat Aditif Alami dan Buatan pada Makanan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh zat aditif alami dan buatan merupakan berbagai bahan yang biasa ditambahkan pada makanan. Zat aditif memberikan rasa, warna dan tekstur tertentu sehingga makanan tersebut bisa memenuhi selera seseorang.
Penambahan zat aditif harus dilakukan dengan teliti karena tidak semua zat dapat mereaksi dengan baik jika ditambahkan pada makanan. Mengenal jenis-jenis zat aditif akan meningkatkan kehati-hatian penggunanya.
Contoh Zat Aditif Alami dan Buatan
Dikutip dari Modul Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VIII, Mafrur Udhif Nofaizzi dan Tenia Kurniawati (2020:108), zat aditif adalah bahan yang sengaja ditambahkan pada makanan atau minuman dalam jumlah kecil.
Panambahan zat aditif bertujuan untuk memperbaiki penampilan, cita rasa, tekstur, aroma atau agar lebih awet. Zat aditif untuk makanan dan minuman ada 2 macam, yaitu alami dan buatan.
1. Zat Aditif Alami
Zat aditif alami adalah zat aditif yang bahan bakunya dari makhluk hidup. Umumnya zat aditif alami tidak menimbulkan masalah kesehatan pada manusia.
Contoh zat aditif alami:
Daun pandan yang merupakan pewarna hijau sekaligus memberikan aroma yang lebih harum.
Pewarna: daun suji (hijau), kunyi (oranye), stoberi (merah), buah naga (ungu) dan wortel (oranye)
Pemanis: gula pasir, gula aren, gula kelapa.
Penyedap: garam, merica, cabai dan kaldu daging.
Aroma: kayu manis, cengkeh, vanili.
Pengental: pati, agar-agar, gelatin dan gum.
Pengemulsi: kuning telur.
2. Zat Aditif Buatan
Zat aditif buatan adalah zat aditif yang dihasilkan dari proses kimia dan berasal dari bahan-bahan kimia pula. Pemakaian zat ini harus mengikuti takaran yang disarankan agar tidak berdampak negatif pada tubuh manusia.
Contoh:
Pewarna: brilliant blue FCF (biru), tartrazine (kuning), sunset yellow FCF (oranye), fast green FCF (hijau) dan allura red (AC).
Pemanis: sakarin, siklamat dan aspartam.
Pengawet: asam benzoat, asam askorbat, natrium benzoat dan asam propionat.
Penyedap: MSG (monosodium glutamat).
Aroma: amil kaproat (aroma apel), amil asetat (aroma pisang ambon), etil butirat (aroma apel) dan metil antranilat (aroma anggur).
Baca juga: 3 Contoh Zat Pemanis Buatan dan Dampaknya untuk Kesehatan Manusia
Contoh zat aditif alami cukup banyak sehingga perlu diperluas pemanfaatannya. Zat aditif buatan sangat praktis digunakan, namun kandungannya harus diketahui untuk menjaga kesehatan tubuh. (lus)
