20 Contoh Asam Amino Esensial dan Non Esensial beserta Perbedaannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh asam amino esensial dan non esensial berisi berbagai jenis asam amino yang tidak dapat dan dapat disintesis oleh tubuh. Asam amoni penting bagi pelindung dan pembangun tubuh.
Tubuh membutuhkan berbagai zat untuk melakukan banyak sekali aktivitas sekaligus menjaga kondisi ketika melakukan aktivitas tersebut. Namun tak semua zat tersebut dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.
Contoh Asam Amino Esensial dan Non Esensial
Asam amino berasal dari hidrolisis protein. Asam amino akan membentuk rantai yang panjang melalui ikatan peptida, yang disebut polipeptida atau protein.
Protein menyusun kurang lebih 50% berat kering tubuh organisme. Protein berfungsi secara aktif sebagai zat pelindung dan zat pembangun tubuh. Protein yang diperlukan tubuh ada 20 jenis tapi setengahnya tidak dapat diproduksi oleh tubuh.
Protein terdiri dari asam amino esensial dan asam amino non esensial. Berikut contoh asam amino esensial dan non esensial beserta perbedaannya, yang dikutip dari Biologi SMA dan MA untuk Kelas XI, Diah Aryulina dan Kawan-kawan (2004:160).
1. Asam Amino Esensial
Asam amino esensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat di dalam tubuh manusia sehingga harus didapatkan dari luar tubuh.
Berikut contoh sumber asam amino esensial berdasarkan jenisnya:
Isoleusin (Ile): susu, keju, yogurt, telur.
Leusin (Leu): telur, biji-bijian, oat, kacang-kacangan.
Lisin (Lys): daging sapi, unggas.
Metionin (Met): seafood, susu, kedelai, kacang-kacangan, sayuran, daging, telur.
Fenilalanin (Phe): daging sapi, daging domba, ikan salmon.
Histidin (His): ikan tuna, kod, ayam, kalkun, kacang merah.
Treonin (Thr): daging, telur, susu.
Triptofan (Trp): ikan, daging, ayam, telur, keju, yogurt.
Valin (Val): ikan, daging, susu, kedelai.
Arginin (Arg): daging, susu, kedelai, gandum, kacang-kacangan.
Histidin dan Arginin esensial bagi anak-anak yang sedang tumbuh tapi tidak esensial bagi orang dewasa.
2. Asam Amino Non Esensial
Asam amino non esensial dapat dibuat di dalam tubuh manusia.
Berikut adalah contoh sumber asam amino non esensial berdasarkan jenisnya:
Alanin (Ala): ikan, daging, kacang-kacangan, jagung.
Asparagin (Asn): kacang-kacangan, biji-bijian, asparagus, kentang.
Asam Aspartat (Asp): susu, tebu, daging, asparagus.
Sistein (Cys): bawang, cabai, brokoli.
Glisin (Gly): rumput laut, bayam, ikan tuna.
Prolin (Pro): daging, susu, kacang-kacangan, telur, tahu, tempe, sayuran dan buah-buahan.
Serin (Ser): daging, susu, keju, yogurt.
Tirosin (Tyr): sayuran hijau, pisang, keju, ikan, ayam.
Asam Glutamat (Glu): tomat.
Glutamin (Gln): ikan, udang, kerang, kepiting.
Baca juga: Mengenal 4 Perbedaan DNA dan RNA Menurut Ilmu Biologi
Contoh asam amino esensial dan non esensial menunjukkan bahwa keanekaragaman konsumsi makanan dapat memenuhi kebutuhan asam amino. (lus)
