3 Contoh Peristiwa Perubahan Sifat Benda karena Kalor

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalor merupakan bentuk energi yang dapat memengaruhi sifat fisik suatu benda. Proses perubahan sifat benda karena kalor membawa dampak yang signifikan. Dalam pelajaran fisika tentunya siswa harus mampu menyebutkan contoh peristiwa perubahan sifat benda karena kalor.
Mengutip buku Perubahaan Sifat Benda, Sulaiman (2012:58), dalam perubahan fisika terjadi perubahan pada benda dimana benda yang berubah mengalami wujud fisik saja. Benda yang mengalami perubahan fisika sifatnya tetap seperti sebelum berubah, hanya tampilan fisiknya yang berbeda.
Contoh Peristiwa Perubahan Sifat Benda karena Kalor yang Perlu Dipahami
Perubahan sifat benda karena kalor dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Kalor atau energi panas, memiliki kemampuan untuk memodifikasi sifat-sifat fisik suatu benda dengan membuatnya meleleh, membeku dan menyublim.
Coba sebutkan contoh peristiwa perubahan sifat benda karena kalor dan jelaskan! Berikut ulasannya.
1. Meleleh
Proses meleleh terjadi ketika benda padat mengalami kenaikan suhu hingga mencapai titik lelehnya. Pada titik ini, benda padat berubah menjadi cair karena molekul-molekulnya memperoleh energi yang cukup untuk melepaskan susunan kristalnya.
Contoh:
Es krim yang awalnya padat berubah menjadi cair karena terkena kalor dari Matahari. Dalam peristiwa pelelehan es, es akan berubah menjadi air saat diberikan kalor pada suhu di atas 0 derajat Celsius.
Besi padat yang meleleh menjadi cair karena diberi kalor dengan suhu 6000 derajat celcius.
2. Membeku
Proses pembekuan terjadi ketika benda cair menurunkan suhunya hingga mencapai titik beku. Pada titik ini zat cair berubah menjadi bentuk padat karena kehilangan energi panas.
Contoh:
Air pada suhu di atas nol derajat Celsius dapat menjadi es ketika dibiarkan di lingkungan yang suhunya di bawah titik beku air (0 derajat Celsius).
Ketika air kehilangan kalor, molekul-molekulnya mengurangi kecepatan gerakannya dan mulai membentuk susunan kristal padat yang kita kenal sebagai es.
Dengan demikian, membeku karena kalor terjadi ketika kalor yang diambil dari zat cair menyebabkan penurunan suhu dan mengubahnya menjadi wujud padat, mengilustrasikan perubahan fasa dari cair ke padat.
3. Menyublim
Ini adalah perubahan dari fase padat langsung ke fase gas tanpa melalui fase cair. Sublimasi terjadi ketika benda padat langsung menguap tanpa meleleh terlebih dahulu.
Contoh:
Proses sublimasi pada es kering atau karbon dioksida padat. Pada tekanan atmosfer normal, es kering memiliki titik leleh yang sangat rendah atau -78,5 derajat Celsius.
Ketika es kering terpapar kalor atau panas, misalnya oleh suhu lingkungan yang lebih tinggi, es kering tidak meleleh menjadi air cair seperti halnya es biasa.
Baca juga: 5 Perbedaan Sifat Fisika dan Kimia pada Suatu Benda
Setelah memahami dan mampu untuk sebutkan contoh peristiwa perubahan sifat benda karena kalor, maka dapat dilihat bahwa kalor memiliki peran penting dalam memodifikasi sifat-sifat benda dalam berbagai keadaan.(VAN)
