Konten dari Pengguna

30 Contoh Perubahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh perubahan kimia dalam kehidupan sehari hari. Sumber: unsplash.com/CristiUrsea.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh perubahan kimia dalam kehidupan sehari hari. Sumber: unsplash.com/CristiUrsea.

Contoh perubahan kimia dalam kehidupan sehari-hari merupakan bukti bagaimana ilmu pengetahuan relevan dengan kebutuhan manusia. Namun, pengetahuan sebagian masyarakat terbatas pada bahan kimia.

Dari makanan hingga peralatan kebersihan tak lepas dari perubahan kimia. Namun banyak anggota masyarakat yang tidak memperhatikannya.

Contoh Perubahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari

Ilustrasi contoh perubahan kimia dalam kehidupan sehari hari. Sumber: unsplash.com/MathildeLangevin.

Di dunia ini materi selalu mengalami perubahan. Perubahan tersebut terdiri dari 2 macam, yaitu perubahan fisika dan kimia. Ciri utama perubahan kimia adalah terjadinya perubahan wujud menjadi senyawa baru. Perubahan kimia terjadi karena beberapa penyebab.

Berikut adalah contoh perubahan kimia dalam kehidupan sehari hari berdasarkan penyebabnya, yang dikutip dari Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika, Biologi, Kimia) untuk Kelas VII Sekolah Menengah Pertama, Djoko Arisworo dan Kawan-kawan (2008:136).

1. Perubahan Kimia karena Pembakaran

Reaksi kimia antara materi dan gas oksigen yang dibakar api menghasilkan abu, gas dan energi.

Contoh:

  1. Pembakaran lilin.

  2. Penggunaan bensin.

  3. Bom meledak.

  4. Sampah dibakar.

2. Perubahan Kimia karena Pengaratan

Reaksi kimia antara besi, gas, oksigen dan air menghasilkan karat.

Contoh:

  1. Besi (Fe) menjadi karat besi (Fe2O3.nH2O).

  2. Atap seng berkarat.

  3. Paku berkarat.

  4. Pisau berkarat.

3. Perubahan Kimia karena Pembusukan

Perubahan ini diakibatkan oleh mikroorganisme yang merugikan.

Contoh:

  1. Nasi basi.

  2. Roti berjamur.

  3. Buah-buahan yang membusuk.

  4. Sayur-sayuran yang membusuk.

4. Perubahan Kimia karena Fermentasi

Perubahan ini diakibatkan oleh mikroorganisme yang menguntungkan.

Contoh:

  1. Tape ketan.

  2. Tape singkong.

  3. Tauco dari kedelai.

  4. Kecap dari kedelai.

  5. Vetsin atau MSG dari tetes tebu.

5. Perubahan Kimia karena Pemasakan

Perubahan ini terjadi karena ada proses memasak.

Contoh:

  1. Beras menjadi nasi.

  2. Telur ceplok.

  3. Jagung rebus.

  4. Ubi rebus.

  5. Tepung menjadi kue bolu.

6. Perubahan Kimia karena Fotosintesis

Reaksi kimia ini terjadi pada tumbuhan, yang mengubah air dan karbondioksidan dengan bantuan sinar matahari menjadi karbohidrat dan gas oksigen.

Contoh:

  1. Tanaman jagung.

  2. Tanaman padi.

  3. Tanaman gandum.

  4. Rumput-rumputan.

7. Perubahan Kimia karena Pengenziman

Proses perubahan ini terjadi di dalam tubuh manusia, hewan dan tumbuhan.

Contoh:

  1. Nasi dimakan menjadi glukosa.

  2. Cabai tumbuh dari tidak pedas menjadi pedas.

  3. Mangga tumbuh dari asam menjadi tidak asam.

  4. Susu menjadi keju.

Baca juga: Mengapa Reaksi Kimia Menghasilkan Zat yang Baru? Ini Penjelasannya

Contoh perubahan kimia dalam kehidupan sehari-hari yang paling mudah ditemukan ada di dapur. Namun demikian, di seluruh rumah juga bisa ditemukan jika diperhatikan dengan seksama. (lus)