4 Faktor Penyebab Perubahan Sosial Internal dalam Kehidupan Masyarakat

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perubahan sosial merupakan kondisi alamiah yang terjadi di masyarakat. Tentu saja perubahan ini terjadi bukan tanpa alasan. Sebab, terdapat sejumlah faktor, baik internal maupun eksternal, yang melatarbelakanginya. Jadi, tak heran jika banyak orang yang tertarik ingin tahu faktor penyebab perubahan sosial internal.
Apalagi faktor internal ini disebabkan oleh seorang individu dan masyarakat yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap orang untuk mengetahui faktor-faktor internal yang bisa menyebabkan perubahan sosial ini.
Faktor Penyebab Perubahan Sosial Internal
Mengutip dari Buku Ajar Ilmu Sosial dan Budaya Dasar, Armen (2015:33), perubahan sosial merupakan gejala yang akan menimbulkan ketidaksesuaian antara unsur-unsur yang ada di dalam masyarakat, sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan yang tidak sesuai fungsinya bagi masyarakat yang bersangkutan.
Adapun berbagai faktor penyebab perubahan sosial internal yang perlu diketahui adalah sebagai berikut.
1. Penemuan Baru
Penemuan baru bisa memengaruhi terjadinya perubahan sosial di masyarakat. Penemuan baru yang terjadi di dalam masyarakat didorong oleh beberapa faktor sebagai berikut.
Kesadaran individu maupun masyarakat terhadap keterbatasan fungsi nilai kebudayaan material dan non material.
Kualitas sumber daya manusia untuk mengelola sumber daya alam dan teknologi.
Munculnya rangsangan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja dalam masyarakat.
2. Dinamika Penduduk
Faktor selanjutnya yang memicu terjadinya perubahan sosial adalah dinamika penduduk yang berkaitan dengan pertambahan atau penurunan jumlah penduduk. Dinamika penduduk ini dipengaruhi oleh kematian, kelahiran, dan migrasi. Oleh karena itu, jumlah penduduk bisa memengaruhi struktur dan sistem sosial masyarakat.
3. Konflik Sosial
Konflik sosial yang kerap terjadi di masyarakat ternyata juga bisa menyebabkan terjadinya perubahan sosial. Apalagi jika konflik sosial tersebut terjadi dalam masyarakat yang multikultural, seperti Indonesia.
Pada hakikatnya, penyebab konflik sosial di masyarakat sangat beragam. Beberapa di antaranya seperti perbedaan kepentingan pola seseorang dengan orang lain, perbedaan agama, perbedaan pilihan politik, dan lainnya.
4. Pemberontakan atau Revolusi
Pemberontakan atau revolusi juga menjadi salah satu penyebab terjadinya perubahan sosial secara internal. Hal ini karena pemberontakan tersebut dapat menyebabkan adanya perubahan besar dalam tata peraturan yang sudah dijalani masyarakat selama ini.
Baca Juga: Pengertian Bahan Baku dan Faktor yang Memengaruhinya
Dari penjelasan tersebut, tentu sudah bisa terlihat bahwa terdapat empat faktor penyebab perubahan sosial internal yang bisa terjadi di tengah-tengah masyarakat. Di tengah kondisi masyarakat yang dinamis, perubahan sosial ini tentunya sulit untuk dihindari. (Anne)
