5 Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerajaan Majapahit adalah kerajaan Hindu Budha terbesar di Indonesia yang berdiri pada abad ke 13 hingga abad ke 16. Namun, kematian Hayam Wuruk menjadi salah satu penyebab runtuhnya kerajaan Majapahit yang sangat berjaya tersebut.
Dalam masa pemerintahan Hayam Wuruk, kerajaan Majapahit dapat mempersatukan Sumatera, Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Papua, Tumasik (Singapura), dan beberapa wilayah Filipina.
Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit
Menurut buku Budaya Bahari, Djoko Pramono (2005:49), Kerajaan Majapahit yang berlandaskan pada pilar kekuatan laut dan agraris telah berkembang pesat menjadi kerajaan besar dan mampu memberikan jaminan bagi keamanan perdagangan di wilayah Nusantara.
Kerajaan Majapahit yang didirikan oleh Raden Wijaya dan berhasil menempati masa kejayaan di bawah pimpinan Hayam Wuruk dengan bantuan Gajah Mada.
Selain menguasai Nusantara, kerajaan Majapahit juga berhubungan baik dengan kerajaan lain, seperti Campa, Kamboja, Siam, Burma Selatan, Vietnam, dan Cina.
Sumber sejarah Kerajaan Majapahit adalah kitab Negarakertagama, beberapa prasasti, hingga candi. Berikut penyebab runtuhnya kerajaan Majapahit yang menjadi akhir dari kerajaan terbesar nusantara.
1. Kematian Hayam Wuruk
Setelah masa pemerintahan raja keempat Majapahit, yaitu Hayam Wuruk, situasi kerajaan menjadi semakin tak terkendali akibat perebutan takhta kerajaan dan pergolakan politik.
2. Perang Paregreg
Pengangkatan menantu dari Hayam Wuruk sebagai raja yakni Wirakramawardhana pada 1389, ditentang anak Hayam Wuruk, Bhre Wirabhumi. Terjadilah perang saudara yang dikenal sebagai perang Paregreg dan menewaskan Wirabhumi.
3. Munculnya Dinasti Ming
Kekuatan baru dari Timur, yaitu perluasan Tiongkok di bawah Dinasti Ming, menjadi salah satu penyebab kemunduran kerajaan Majapahit. Malaka sebagai jalur perdagangan pun hubungannya semakin dekat dengan Dinasti Ming.
4. Penyebaran Agama Islam
Situasi kerajaan Majapahit yang telah lemah dan rapuh akibat pertentangan internal kerajaan, membuat pengaruh Islam lebih mudah masuk ke Majapahit dan masyarakat Jawa. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit.
5. Munculnya Kerajaan Demak
Raden Patah merupakan yang putra dari raja terakhir Majapahit Brawijaya V, mendirikan kerajaan Islam yaitu kerajaan Demak. Hingga akhirnya pada 1517 di bawah pimpinan Pati Unus, Demak menyerang Majapahit.
Baca Juga: 4 Contoh Sejarah Subjektif dan Objektif yang Terjadi di Indonesia
Itulah lima penyebab runtuhnya kerajaan Majapahit yang menarik untuk diketahui. Bukti-bukti kerajaan terbesar dan terkuat Nusantara itupun masih dapat disaksikan dengan adanya prasasti dan candi peninggalannya. (DVA)
