Konten dari Pengguna

5 Tanaman yang Cocok Ditanam Saat Kemarau dan Tetap Subur

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tanaman yang cocok ditanam saat kemarau. Sumber: Pixabay/manfredrichter
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanaman yang cocok ditanam saat kemarau. Sumber: Pixabay/manfredrichter

Saat musim kemarau, persediaan air akan menurun dan mengakibatkan tumbuhan tidak bisa tumbuh maksimal. Namun, ada tanaman yang bisa ditanam saat kemarau dan tetap subur seperti jagung, kacang panjang, tomat, kaktus, dan lidah buaya.

Daftar isi

Apa Saja Tanaman yang Cocok Ditanam Saat Kemarau dan Tetap Subur?

Dikutip dalam buku Inovasi Sains dan Terapan Industri dalam Kehidupan oleh Citra Indah Asmarawati, dkk (2024:42) di Indonesia musim kemarau umumnya ditandai dengan curah hujan yang lebih rendah (100-60 mm per bulan). Meskipun begitu, masih ada beberapa tanaman yang cocok ditanam saat kemarau dan justru tumbuh subur. Adapun tanamannya yaitu:

  • Jagung: Tanaman penghasil karbohidrat sebagai bahan pokok sebagian masyarakat Indonesia. Tanaman jagung membutuhkan air dengan jumlah sedang yang berkisar antara 100-200 mm per bulan.

  • Kacang panjang: Tanaman sayuran yang memiliki sistem perakaran kuat dan dalam. Sehingga bisa menyerap air dari dalam tanah dengan baik, bahkan dalam kondisi tanah kering.

  • Tomat: Tanaman yang bisa masuk dalam kategori buah dan sayuran. Kebutuhan air pada tanaman tomat berkisar antara 1,68-6,47 mm per hari, bergantung pada fase pertumbuhannya.

  • Kaktus: Tanaman hias yang bisa memberikan kesan asri dan segar pada ruangan atau pekarangan rumah. Kaktus hanya membutuhkan air ketik tanah sudah benar-benar kering.

  • Lidah buaya: Tanaman hias yang memiliki sejumlah manfaat. Di musim kemarau, penyiraman cukup dilakukan sekali setiap 2-3 minggu

Bagaimana Cara Merawat Tanaman Saat Musim Kemarau agar Tidak Layu?

Supaya tanaman tetap segar di musim kemarau, cara yang bisa dilakukan yaitu:

  • Penyiraman dilakukan di pagi atau sore hari saat suhu lebih rendah, sehingga penguapan air lebih sedikit.

  • Pemberian pupuk yang cukup.

  • Penggunaan mulsa untuk menjaga kelembaban tanah, mengurangi penguapan, dan menekan pertumbuhan gulma.

  • Pemangkasan tanaman yang kering.

  • Pemanfaatan air dari sistem irigasi untuk memenuhi kekurangan pasokan air (khususnya tanaman yang ditanam di sawah).

Bagaimana Membuat Sistem Irigasi Hemat Air untuk Musim Kemarau?

Untuk musim kemarau, sistem irigasi hemat air bisa dibuat dengan beberapa cara. Seperti irigasi tetes, irigasi bawah permukaan, penggunaan mulsa, pemanfaatan air hujan, dan penggunaan selang dengan pengaturan aliran.

Kesimpulannya

  • Terdapat sejumlah tanaman yang cocok ditanam saat kemarau dan bisa tumbuh subur yaitu jagung, kacang panjang, tomat, kaktus, dan lidah buaya.

  • Meskipun bisa hidup saat musim kemarau, perawatan tanaman tetap perlu diperhatikan, khususnya jumlah air yang diberikan.

Baca juga: Jenis Tanaman Hias Indoor Tanpa Sinar Matahari untuk Rumah atau Kantor