6 Jenis Bunga Edelweis, Si Cantik yang Abadi

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis bunga edelweis tidak hanya satu. Beberapa jenis yang populer dan menarik perhatian pecinta alam adalah Edelweis Jawa (Anaphalis javanica), Edelweis Papua (Anaphalis longifolia), Leontopodium alpinum, Leontopodium himalayanum, Anaphalis viscida, dan Anaphalis maxima.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Apa Saja Jenis Edelweis yang Sering Ditemukan?
Jenis-jenis edelweis yang tumbuh di habitat pegunungan berbeda, tapi sama-sama dikenal karena keindahannya sebagai bunga abadi adalah:
Edelweis Jawa (Anaphalis javanica): Dikenal sebagai bunga abadi Indonesia, tumbuh di pegunungan seperti Semeru dan Rinjani, dan dilindungi karena statusnya yang hampir punah.
Edelweis Papua (Anaphalis longifolia): Spesies asli pegunungan tinggi Papua dengan daun yang lebih panjang dan bentuk bunga yang sedikit berbeda dari edelweis Jawa.
Leontopodium Alpinum: Bunga nasional Swiss yang tumbuh di Pegunungan Alpen, Terkenal karena bentuknya mirip bintang dan sering dijadikan simbol cinta abadi.
Leontopodium Himalayanum: Berasal dari wilayah Himalaya, tumbuh di ketinggian dan dikenal karena ketahanannya terhadap suhu dingin ekstrem.
Anaphalis Viscida: Edelweis ini mudah dikenali dari daunnya yang lengket. Dikenal tangguh terhadap cuaca ekstrem dan biasanya tumbuh di lereng terjal berbatu.
Anaphalis Maxima: Sesuai namanya, edelweis ini memiliki bunga dan daun yang lebih besar dibandingkan jenis lainnya. Spesies langka ini hanya tumbuh di titik-titik tertentu dan menjadi daya tarik karena ukurannya yang mencolok.
Habitat Asli Bunga Edelweis
Habitat alami edelweis adalah di daerah pegunungan tinggi dengan iklim sejuk dan tanah berbatu, seperti di ketinggian 2.000 hingga 3.000 meter di atas permukaan laut.
Edelweis tumbuh subur di lingkungan yang terpencil dan minim gangguan manusia, seperti lereng gunung Rinjani, Semeru, Himalaya hingga Alpen.
Mengapa Edelweis Disebut Bunga Abadi?
Edelweis dianggap melambangkan keabadian karena kelopaknya yang kering, utuh, dan tidak mudah layu meskipun sudah dipetik bertahun-tahun. Keindahannya yang tahan lama ini melambangkan keteguhan dan kesetiaan, sehingga dianggap simbol keabadian.
Tumbuh di ketinggian pegunungan dengan kondisi ekstrem, membuatnya dikenal juga sebagai bunga yang kuat dan langka.
Kenapa Memetik Bunga Edelweis Dilarang?
Menurut buku Tips Seputar Petualangan: Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Mendaki Gunung, Aloysius Fernandi, (2024), memetik bunga edelweis adalah suatu larangan saat mendaki gunung.
Meskipun terlihat kuat, edelweis rentan terhadap kepunahan jika terus-menerus diambil dari habitat aslinya. Bunga ini hanya tumbuh di daerah tertentu dengan kondisi khusus, dan regenerasinya cukup lambat. Itulah sebabnya kelestarian edelweis dilindungi oleh undang-undang.
Kesimpulan
Setiap jenis bunga edelweis memiliki keunikan dan keindahannya masing-masing. Akan tetapi, keindahannya juga membuat bunga edelweis rentan terhadap kepunahan jika tidak dijaga dengan baik. Itulah sebabnya, sangat penting untuk menghargai dan melindungi edelweis dengan tidak memetiknya sembarangan. (DNR)
Baca Juga: Arti Bunga Edelweis untuk Sahabat beserta Faktanya
