9 Contoh Satelit Buatan dan Satelit Alami di Ruang Angkasa

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
27 Maret 2024 16:44 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Contoh Satelit Buatan. Sumber: Unsplash/Space X
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Satelit Buatan. Sumber: Unsplash/Space X
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terdapat sejumlah contoh satelit buatan dan satelit alami yang berada di ruang angkasa. Meski sama-sama bernama satelit, tetapi keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
ADVERTISEMENT
Satelit merupakan salah satu benda langit atau benda buatan manusia yang berukuran lebih kecil daripada planet yang dikelilinginya. Adapun satelit terdiri dari dua jenis, yaitu satelit buatan dan satelit alami.

Pengertian dan Contoh Satelit Buatan

Ilustrasi Contoh Satelit Buatan. Sumber: Unsplash/NASA
Sesuai namanya, satelit buatan merupakan satelit buatan manusia yang diciptakan dan diluncurkan untuk tujuan tertentu. Satelit buatan manusia mengorbit mengelilingi bumi dengan jalur yang berbeda-beda pada setiap satelitnya.
Dikutip dari Buku Pintar Sains Mengenal Ruang Angkasa, Bima (2012:46), di ruang angkasa terdapat ribuan satelit buatan dengan berbagai fungsi dan tujuan dari penempatan satelit buatan di orbit planet tersebut sesuai dengan jenis satelitnya.
Dari sekian banyak satelit buatan yang ada, setidaknya terdapat lima contoh satelit buatan yang dikelompokkan berdasarkan fungsinya. Berikut penjabarannya.
ADVERTISEMENT

1. Satelit Pengindraan Jarak Jauh

Jenis satelit ini berfungsi untuk mengamati bumi dari orbit, seperti pengawasan lingkungan, meteorologi, peta, dan berbagai hal lain yang bersifat non-militer.

2. Satelit Militer

Sesuai dengan namanya, satelit militer digunakan khusus untuk keperluan militer. Satelit buatan ini dapat berfungsi sebagai satelit navigasi, satelit komunikasi militer, dan lainnya yang berhubungan dengan militer.

3. Satelit Komunikasi

Satelit komunikasi berfungsi sebagai sarana komunikasi jarak jauh dengan cara menerima sinyal audio dan video dari stasiun pemancar yang berada di bumi, kemudian memancarkan sinyal tersebut ke seluruh dunia.
Oleh karena itu, satelit komunikasi dapat digunakan untuk layanan telepon, data internet, dan lainnya.

4. Satelit Cuaca

Satelit cuaca digunakan khusus untuk memantau cuaca dan iklim di bumi. Satelit ini bekerja dengan cara melacak perubahan keadaan atmosfer sambil berevolusi mengitari bumi dengan membawa sejumlah instrumen.
ADVERTISEMENT
Instrumen ini dapat mengumpulkan berbagai informasi seputar cuaca di bumi, seperti suhu dan tekanan.

5. Satelit Navigasi

Satelit navigasi adalah satelit buatan yang berfungsi untuk keperluan navigasi, baik di laut, darat, maupun udara.

Pengertian dan Contoh Satelit Alami

Ilustrasi Contoh Satelit Buatan. Sumber: Unsplash/Nicolas Thomas
Satelit alami merupakan benda angkasa yang secara alami ada di dalam sistem tata surya. Jenis satelit ini berfungsi untuk menarik benda-benda kecil di sekitarnya agar tidak bertabrakan dengan pusat orbit satelit dan mengendalikan kecepatan rotasi.
Dari sejumlah planet yang ada di tata surya, setidaknya terdapat empat contoh satelit alami yang ada di ruang angkasa. Berikut di antaranya.

1. Bulan

Bulan adalah satu-satunya satelit alami yang bergerak mengelilingi bumi. Bulan juga merupakan satelit alami terbesar di tata surya berdasarkan planet yang diorbitnya.
ADVERTISEMENT

2. Titan

Titan adalah satelit terbesar yang mengitari planet saturnus dan menjadi satu-satunya planet yang memiliki lapisan atmosfer dengan berbagai kandungan penting seperti nitrogen dan cairan dalam bentuk sungai, danau, dan lautan.

3. Ganymede

Ganymede merupakan satelit terbesar yang mengelilingi planet jupiter. Ganymede juga merupakan satu-satunya satelit yang mempunyai medan magnet.

4. Io

Selain Ganymede, Io juga merupakan satelit alami yang mengelilingi planet jupiter. Io mempunyai keaktifan vulkanis yang sangat tinggi akibat gaya gravitasi.
Demikian ulasan mengenai lima contoh satelit buatan dan empat satelit alami yang berada di luar angkasa. Meski memiliki fungsi yang berbeda-beda, semua satelit bergerak dengan berotasi pada porosnya. (YAS)