Alasan Mengapa Ada Bunyi Keras dan Pelan dalam Sains

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengenalan materi tentang bunyi dilakukan di kelas 5 SD yang dijelaskan dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Salah satu hal yang akan dipelajari siswa dalam materi ini adalah mengenai mengapa ada bunyi keras dan pelan?
Bunyi adalah sesuatu yang berasal dari benda bergetar dan bisa ditangkap oleh indera pendengaran. Indera pendengaran seseorang juga bisa membedakan apakah bunyi tersebut pelan atau keras.
Mengenal Pengertian Bunyi
Syarat pertama terjadinya bunyi adalah terdapat getaran atau gelombang suara yang berasal dari luar indera pendengaran.
Mengutip dari buku IPA Terpadu SMP dan MTs, Mikrajuddin dkk, (2007:122), pengertian bunyi adalah salah satu jenis gelombang yang bisa dirasakan oleh indera pendengaran. Gelombang bunyi memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan interaksi sosial.
Manusia bisa berkomunikasi dengan baik bersama orang lain karena adanya bunyi dan telinga.
Tidak hanya itu, adanya bunyi juga memudahkan manusia dalam mendengarkan radio, musik, berita, dan sebagainya. Bahkan hewan juga membutuhkan bunyi agar bisa bertahan hidup.
Bagaimana bunyi bisa didengar oleh telinga? Ketika ada sumber bunyi yang bergetar, maka molekul di udara akan ikut bergetar. Molekul udara akan mengirim getarannya ke molekul lain hingga membuat telinga bergetar dan bisa mendengar bunyi tersebut.
Mengapa Ada Bunyi Keras dan Pelan?
Telinga adalah organ tubuh yang berfungsi untuk mendengar. Dengan telinga seseorang bisa membedakan mana bunyi yang pelan dan keras. Namun mengapa ada bunyi keras dan pelan? Apa alasannya?
1. Cepat Rambat Bunyi di Udara
Alasan pertama adalah karena cepat rambat bunyi di udara. Cepat rambat bunyi juga dipengaruhi oleh temperatur atau suhu. Jadi, ketika mengalami kenaikan suhu maka bunyi bisa terdengar lebih keras di udara yang hangat.
2. Media Rambat
Berikutnya adalah karena media rambat, jadi semakin padat partikel pada media rambat tersebut, maka suara yang dihasilkan akan terdengar lebih jelas.
Hal inilah yang terjadi ketika seseorang yang menempelkan telinga di pintu bisa mendengar jelas suara orang di dalamnya.
3. Amplitudo
Alasan terakhir adalah karena amplitudo, jika semakin besar maka suara akan terdengar semakin keras. Hal yang sama juga berlaku sebaliknya, jika amplitudo kecil, maka suara akan semakin pelan.
Baca Juga: Perbedaan Bunyi dan Suara yang Perlu Diketahui
Terdapat tiga alasan mengapa ada bunyi keras dan pelan sesuai ilmu Sains. Alasan tersebut yang membuat suara seseorang semakin terdengar jelas atau pelan di telinga manusia. (GTA)
