Konten dari Pengguna

Alasan Mengapa Bunda Akan Menjagokan Abang dalam Cerpen Malaikat Juga Tahu

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa bunda akan menjagokan abang. Sumber foto : Pixabay/Annie Spratt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa bunda akan menjagokan abang. Sumber foto : Pixabay/Annie Spratt

Cerpen Malaikat Juga Tahu karya Dewi Lestari mengisahkan tentang kasih sayang seorang ibu kepada anaknya yang mengidap autisme. Di cerpen juga diceritakan alasan mengapa bunda akan menjagokan abang, anak sulungnya yang memiliki keterbatasan tersebut.

Abang tokoh protagonis dalam cerpen ini adalah seorang pria yang berusia 38 tahun namun memiliki kondisi mental selevel dengan anak berusia 4 tahun. Sedangkan Bunda adalah satu-satunya sosok yang bisa memahami semua hal yang tak bisa terucap oleh Abang.

Mengapa Bunda Akan Menjagokan Abang, Anak Sulungnya yang Mengidap Autisme

Ilustrasi mengapa bunda akan menjagokan abang. Sumber foto : Pixabay/Darius

Dikutip dari buku Psikologi Sastra, Wahyudi Siswanto (2022: 57) kejeniusan sastrawan selalu menjadi bahan pembicaraan. Sastrawan tidak hanya berasal dari profesi tertentu. Dewi Lestari adalah seorang penyanyi, Nh Dini adalah ibu rumah tangga dan Andrea Hirata adalah seorang pegawai.

Dalam cerpen Malaikat Juga Tahu dikisahkan bahwa walau mengidap autisme, namun Abang memiliki bakat bermusik, daya hafal yang luar biasa dan mampu merekonstruksi barang.

Berdasarkan kutipan berikut :

Sekalipun Abang pandai menghafal dan bermain angka ia tak bisa mengobrolkan makna. Abang gemar mempreteli teve, radio bahkan mobil lalu merakitnya lagi lebih baik daripada semula.

Dia menangkap nada dan memainkannya sama persis di atas piano, bahkan lebih sempurna. Namun dia tidak memahami mengapa orang-orang harus bekerja dan mengapa mereka bercita-cita.

Abang jatuh cinta kepada seorang perempuan yang kost di rumah Bunda. Hal tersebut diketahui oleh Bunda melalui surat-surat yang ditulis Abang.

Berdasarkan kutipan berikut :

Untuk kali pertamanya anak itu menuliskan sesuatu di luar grup musik art rock atau sejarah musik klasik. Ia menuliskan surat cinta – kumpulan kalimat tak tertata yang bercampur dengan menu makanan Dobi, blasteran Doberman yang tinggal tunggu ajal. Tapi ibunya tahu itu adalah surat cinta.

Namun sayangnya perempuan tersebut jatuh cinta dan malah berpacaran dengan adik bungsu abang yang baru saja pulang dari luar negeri. Bunda berusaha untuk berbicara dengan perempuan itu dan menyampaikan bahwa cinta Abang kepadanya jauh lebih besar dibandingkan adik bungsunya.

Alasan mengapa Bunda akan menjagokan Abang adalah karena ia yakin Abang mencintai perempuan itu dengan seluruh jiwanya tanpa melihat pilihan lain.

Berdasarkan kutipan berikut:

Dia mencintai tidak cuma dengan hati. Tapi seluruh jiwanya. Bukan basa-basi surat cinta, tidak cuma rayuan gombal, tapi fakta. Adiknya bisa cinta sama kamu, tapi kalau kalian putus, dia dengan gampang cari lagi. Tapi Abang tidak mungkin cari yang lain. Dia cinta sama kamu tanpa pilihan. Seumur hidupnya.

Dari penjelasan di atas dapat diketahui alasan mengapa Bunda akan menjagokan Abang dalam cerpen Malaikat Juga Tahu karya Dewi Lestari. (EA)

Baca juga : 6 Cerpen Karya Putu Wijaya Sastrawan Asal Bali