Apakah Bunga Vetiver Berumpun? Inilah Penjelasan beserta Morfologinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Vetiver atau akar wangi merupakan salah satu tanaman jenis rumput hias dengan nama ilmiah Chrysopogon zizanioides. Apakah bunga vetiver berumpun? Tumbuhan ini termasuk tumbuhan berumpun dengan tinggi berkisar 1,5 meter.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Apakah Bunga Vetiver Berumpun? Inilah Penjelasannya
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata berumpun berarti rumpun atau satu rumpun. Istilah ini kerap digunakan untuk menggambarkan tanaman yang tumbuh berkelompok.
Lantas, apakah bunga vetiver berumpun? Ya, tanaman ini tumbuh secara berumpun lebat dengan akar serabut. Ciri-ciri bunga vetiver tersebut sering dimanfaatkan untuk menanggulangi erosi dan longsoran dangkal pada ruas-ruas jalan nasional maupun tol.
Tanaman ini memiliki julukan paku tanah karena kemampuannya yang efektif dalam mengontrol erosi, sedimen tanah, konversi air, serta stabilitasi dan rehabilitasi lahan.
Mengenali Morfologis Tanaman Vetiver, Rerumputan dengan Akar Berbau Harum
Secara visual, tanaman bunga vetiver mirip dengan serai. Meskipun keduanya memiliki aroma yang khas, namun ada perbedaan mencolok pada morfologinya.
Adapun morfologi dari tumbuhan akar wangi dapat dipahami sebagai berikut ini.
Akar serabut halus berwarna kuning pucat hingga merah tua dengan struktur baik dan masif.
Helai daun berbentuk pipih, kaku, permukaannya licin serta memiliki sisi tepi bergelombang.
Bunganya termasuk bunga malai dengan tangkai warna hijau dan ungu.
Batang mengandung serabut dan lignin yang dapat membuat tanaman vetiver tumbuh tegak dan kokoh di atas aliran air yang deras.
Apakah Vetiver Berumpun Lebih Baik untuk Mencegah Erosi Tanah?
Mengutip dari buku Kebencanaan Dalam Berbagai Perspektif Ilmu oleh Abdi Suprayitno, dkk (2021), tanaman vetiver memiliki akar yang akan saling bertemu antara rumpun dan saling mengikat sama lain. Hal ini bertujuan untuk menahan pergerakan tanah yang ada di dalam.
Pada umumnya, akar wangi dengan kedalaman ± 3 meter berfungsi untuk menahan tanah agar tidak longor. Akar serabutnya, menembus lapisan tekstur tanah dan menahan partikel-partikel di dalamnya.
Dengan begitu, vetiver mampu menahan laju air run off dan material erosi menggunakan tubuhnya. Pada bagian rumputnya membantu menahan material erosi sehingga mengurangi tingkat kecuraman.
Kesimpulan
Tanaman vetiver adalah jenis rumput hias yang mudah tumbuh di pekaranagn rumah. Apakah bunga vetiver berumpun? Ya, tanaman ini tumbuh berumput lebat dengan akar serabut.
Morfologi tanaman serai dan veriter tidak sama dengan perbedaan bentuk di bagian akar, daun, bunga dan batang.
Tanaman vetiver memiliki akar yang akan saling bertemu antara rumpun dan saling mengikat sama lain yang dapat menahan laju air run off dan material erosi menggunakan tubuhnya. (NTA)
Baca juga: Mengenal Vetiver atau Akar Wangi, Tanaman untuk Kurangi Risiko Banjir
