Konten dari Pengguna

Kenali Ciri-Ciri Bunga Vetiver, Tanaman dengan Aroma Khas di Bagian Akarnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  ciri-ciri bunga vetiver. Sumber: Pixabay/WikiImages
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri bunga vetiver. Sumber: Pixabay/WikiImages

Tanaman vetiver sering dimanfaatkan untuk menangkal serangga, seperti laron dan rayap. Ini disebabkan karena ciri-ciri bunga vetiver yang menghasilkan bau harum di bagian akar, batang kaku serta tegak dan masih ada ciri lainnya.

Daftar isi

Ciri ciri Bunga Vetiver, Tanaman dengan Aroma Khas di Bagian Akarnya

Dikutip dari buku Kebencanaan Dalam Berbagai Perspektif Ilmu oleh Abdi Suprayitno, dkk (2021:53), tanaman vetiver merupakan jenis rumput-rumputan parenial yang dikenal dengan nama tanaman akar wangi. Berikut adalah ciri-ciri bunga vetiver.

  • Batang: Pada batangnya terbungkus serabut dan lignin. Batang tumbuhan ini tegak dan kokoh sehingga dapat menahan aliran air yang cukup deras.

  • Akar: Berakar serabut yang kuat. Tanaman ini tidak memiliki rhizoma yang merambat sehingga dapat tumbuh padat dan rapat. Uniknya di bagian akar vetiver memiliki bau yang harum.

  • Daun: Memiliki helai daun yang padat berwarna hijau dengan bagain tepi bergelombang. Daun tanaman ini tumbuh dalam pola berjajar secara menyilang pada batangnya.

  • Bunga: Menghasilkan bunga di bagian atas batang. Kelopak bunganya berwarna ungu atau cokelat pucat.

Apakah Bunga Vetiver Bisa Digunakan untuk Minyak Atsiri?

Bunga vetiver diketahui dapat menghasilkan minyak atsiri yang potensial. Minyaknya bisa diperoleh setelah melalui proses penyulingan terlebih dahulu.

Tanaman akar wangi terbagi menjadi dua jenis, yaitu jenis berbunga dan tidak berbunga. Jenis yang berbunga umumnya menghasilkan kadar minyak yang rendah dengan mutu kurang baik.

Sebaliknya, kadar minyak dari jenis yang tidak berbunga lebih tinggi dan mutunya lebih baik jika dibandingkan dengan jenis akar wangi yang berbunga.

Bagaimana Aroma Minyak Atsiri dari Bunga Vetiver?

Minyak atsiri yang berasal dari tanaman vetiver dikenal dengan sebutan java vetiver oil. Aroma minyak bunga vetiver umumnya lembut dan halus.

Hal ini dikarenakan ada ester dari asam vetivenat dan senyawa vetiverone serta vetivenol. Aroma wanginya yang khas membuat minyak ini sering dimanfaatkan sebagai campuran parfum hinga menjadi cara membasmi rayap kayu secara alami.

Kesimpulan

  • Ciri-ciri bunga vetiver di antaranya batang tegak dan kokoh, akar serabut yang memiliki bau harum, bunga berwarna ungu atau cokelat pucat yang muncul di bagian atas batang, serta daun berwarna hijau dengan bagain tepi bergelombang.

  • Bunga vetiver masuk ke dalam kategori jenis tanaman hias dan dapat menghasilkan minyak atsiri yang potensial dari dua jenis tanaman akar wangi, yaitu jenis berbunga dan tidak berbunga.

  • Minyak atsiri yang berasal dari tanaman vetiver memiliki aroma lembut dan halus sehingga sering digunakan sebagai campuran parfum, bahan kosmetika, pewangi sabun, obat-obatan hingga pembasmi serangga. (NTA)

Baca juga: Mengenal Vetiver atau Akar Wangi, Tanaman untuk Kurangi Risiko Banjir