Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.94.0
Konten dari Pengguna
Bagaimana Cara Aturan Pengisian Tempat dalam Matematika? Ini Penjelasannya
29 Oktober 2023 17:56 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Mengenai pertanyaan tentang bagaimana cara aturan pengisian tempat dalam Matematika dijelaskan melalui materi kaidah pencacahan. Kaidah pencacahan adalah aturan mengenai kejadian atau objek tertentu yang bisa muncul.
ADVERTISEMENT
Untuk mengetahui tentang kemungkinan objek muncul bisa menggunakan beberapa aturan seperti diagram pohon, tabel silang, dan pasangan terurut. Selain itu, terdapat juga kaidah perkalian dan penjumlahan dalam materi kaidah pencacahan.
Bagaimana Cara Aturan Pengisian Tempat dalam Matematika?
Sebelum membahas tentang tata cara aturan pengisian tempat, penting untuk mengetahui apa itu kaidah pencacahan. Kaidah pencacahan adalah aturan untuk mencari semua kemungkinan yang bisa terjadi.
Dalam suatu percobaan, siswa akan mempelajari tentang aturan pengisian tempat, metode kombinasi, dan permutasi.
Mengutip dari buku Matematika SMA dan MA untuk Kelas XI Semester 1, Sulistiyono dkk, (99), bagaimana cara aturan pengisian tempat dalam Matematika akan dijelaskan dalam penjelasan di bawah ini.
1. Pasangan Terurut
Pasangan terurut merupakan cara yang paling sederhana dan hanya membutuhkan sedikit tempat saja. Contohnya adalah A terdiri dari Agus, Rinto, Wini, dan Delly merupakan himpunan calon ketua dan wakil ketua kelas.
ADVERTISEMENT
Aturannya adalah tidak ada yang boleh merangkap jabatan. Maka pasangan terurut yang memungkinkan muncul adalah
(Agus, Rinto) (Agus Wini), (Agus, Delly), (Rinto, Wini), (Rinto, Delly), (Rinto, Agus), (Wini, Delly), (Wini, Agus), (Wini, Rinto), (Delly, Agus), (Delly, Rinto), atau (Delly, Wini) dan jumlahnya adalah 12.
2. Tabel Silang
Cara pengisian tempat juga bisa dilakukan dengan menggunakan tabel silang. Contoh, seseorang ingin menggunakan tabel silang untuk mengetahui kemungkinan anggota kelas yang menjabat sebagai sekretaris dan bendahara bisa seperti berikut.
3. Diagram Pohon
Terakhir adalah dengan menggunakan diagram pohon untuk pemilihan ketua dan wakil ketua kelas. Adapun calonnya adalah A = {Lisa, Joy, Wendy, Karina} maka diagram pohonnya adalah sebagai berikut.
Lisa = - Joy
- Wendy
- Karina
ADVERTISEMENT
Joy = - Wendy
- Karina
- Lisa
Wendy = - Karina
- Lisa
- Joy
Karina = - Lisa
- Joy
- Wendy
Berarti bisa membentuk pasangan seperti (Lisa, Joy), (Lisa, Wendy), (Lisa, Karina), (Joy, Wendy), (Joy, Karina), (Joy, Lisa), (Wendy, Karina), (Wendy, Lisa), (Wendy, Joy), (Karina, Lisa), (Karina, Joy), (Karina, Wendy) dengan 12 kemungkinan.
Sekarang pertanyaan mengenai bagaimana cara aturan pengisian tempat dalam Matematika sudah terjawab. Untuk mengisi tempat bisa dengan salah satu cara di atas. (GTA)