Bagaimana Suatu Materi Mengalami Perubahan Kimia atau Perubahan Fisika?

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi siswa yang mendapatkan soal "Jelaskan bagaimana bahwa suatu materi mengalami perubahan kimia atau perubahan fisika!" namun masih kebingungan dalam mencari jawabannya, simak artikel ini hingga tuntas.
Perubahan fisika dan kimia merupakan materi yang ada dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Kedua perubahan tersebut dapat terjadi pada benda di sekitar pembaca yang disebabkan oleh beberapa faktor.
Jelaskan Bagaimana Bahwa Suatu Materi Mengalami Perubahan Kimia Atau Perubahan Fisika!
Semakin banyak belajar semakin banyak pula menemukan soal yang menarik untuk diketahui jawabannya. Seperti soal jelaskan bagaimana bahwa suatu materi mengalami perubahan kimia atau perubahan fisika!
Dikutip dalam buku IPA Terpadu (Biologi, Kimia, Fisika) untuk Kelas VII SMP oleh Djoko Arisworo, Yusa, dan Nana Sutresna (2006:133-137) penjelasan mengenai perubahan kimia dan Fisika beserta contohnya sebagai berikut.
1. Perubahan Kimia
Sederhananya perubahan kimia adalah perubahan materi yang menghasilkan jenis dan sifat materi yang berbeda dengan zat asalnya, dan akan menyebabkan terbentuknya zat baru. Perubahan kimia dapat terjadi karena adanya:
Pembakaran. Pembakaran merupakan reaksi kimia antara materi yang terbakar dan gas oksigen. Pembakaran disebabkan adanya api yang menghasilkan abu dan gas. Seperti kayu, kertas, lilin, bensin,atau solar yang dibakar atau bom yang meledak.
Pengaratan. Pengaratan merupakan reaksi kimia antara besi, gas oksigen, dan air. Reaksi ini menghasilkan karat yang secara umum merupakan oksida logam. Sepertia atap seng yang berkorosi, pagar rumah yang berkarat, dan lainnya.
Pembusukan. Pembusukan merupakan reaksi kimia yang diakibatkan oleh mikroorganisme yang menghasilkan makanan yang berbau, berlendir, dan terkadang mengeluarkan gas. Seperti nasi basi, roti berjamur, kuah santan berlendir, dan lainnya.
Fermentasi. Fermentasi merupakan perubahan kimia yang menguntungkan karena makanan akan lebih lunak, lebih harum, dan rasanya berbeda. Misalnya fermentasi beras ketan dan singkong menjadi tape.
Pemasakan. Pemasakan membuat suatu bahan menjadi lunak seperti pemasakan ubi dan jagung. Pemasakan juga mengubah beras berubah menjadi nasi, telur yang berubah ketika digoreng, dan lainnya.
Fotosintesis. Fotosintesis merupakan reaksi pembentukan suatu senyawa yang berlangsung pada tumbuhan hijau. Senyawa tersebut yaitu karbohidrat dan oksigen.
Pengenziman. Pengenziman merupakan reaksi kimia yang melibatkan enzim yang terjadi di semua makhluk hidup. Seperti cabai hijau yang berubah warna menjadi merah dan rasanya pedas, mangga mentah yang keras menjadi lunak, dan lainnya.
2. Perubahan Fisika
Sedangkan perubahan fisika dapat diartikan sebagai perubahan materi yang tidak menghasilkan zat baru, tidak mengubah zat asalnya, dan hanya terjadi perubahan wujud, bentuk, atau ukuran. Perubahan fisika dapat terjadi karena adanya:
Perubhana wujud, misalnya pelelehan, peleburan, pencairan, penguapan, pengembunan, pembekuan, penyubliman, dan terdeposisi.
Pelarutan, misalnya sifat gula yang dilarutkan dalam air seperti rasa manis masih tetap tampak. Jika larutan gula diuapkan akan diperoleh kembali gula dengan sifat manis yang sama.
Perubahan bentuk, seperti kayu menjadi kursi, batang bambu menjadi angklung, kertas menjadi kapal-kapalan, dan kain menjadi pakaian.
Adanya aliran energi, seperti elemen pada setrika listrik yang mengubah energi listrik menjadi energi panas, bohlamp lampu menyala menghasilkan cahaya karena energi listrik menjadi energi cahaya, dan lainnya.
Itu tadi jawaban dari soal jelaskan bagaimana bahwa suatu materi mengalami perubahan kimia atau perubahan fisika! semoga membantu. (MRZ)
Baca juga: Mengapa Reaksi Kimia Menghasilkan Zat yang Baru? Ini Penjelasannya
