Konten dari Pengguna

Bagaimana Wujud Zat bisa Berubah dari Padat, Cair, dan Gas? Inilah Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana wujud zat bisa berubah dari padat, cair, dan gas?. Sumber:Pexels/Tima Miroshnichenko
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana wujud zat bisa berubah dari padat, cair, dan gas?. Sumber:Pexels/Tima Miroshnichenko

Perubahan wujud zat adalah perubahan yang terjadi pada suatu benda dengan bentuk yang berbeda karena beberapa faktor, misalnya karena tindakan pemanasan, pendinginan, dan pengembunan. Lalu, bagaimana wujud zat bisa berubah dari padat, cair, dan gas?

Dikutip dari Buku Be Smart Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs, Dian Surdijani dkk, (2007: 29), zat adalah sesuai yang memiliki massa dan menempati ruang. Massa adalah besaran yang tidak bergantung pada tempat dan suhu. Ada tiga sifat zat yaitu padat, cair, dan gas.

Bagaimana Wujud Zat Bisa Berubah dari Padat, Cair, dan Gas?

Bagaimana wujud zat bisa berubah dari padat, cair, dan gas?. Sumber: Pexels/This is Engineering

Setiap zat memiliki energi dan setiap perubahan zat membutuhkan dan melepaskan energi. Perubahan tersebut sering dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, es batu yang padat berubah wujud menjadi cair ketika dibiarkan pada ruangan terbuka.

Lantas, bagaimana wujud zat bisa berubah dari padat, cair, dan gas? Wujud zat bisa berubah dari padat, cair, dan gas karena adanya aksi terhadap suatu benda, seperti menerima atau melepas energi.

Contoh perubahan wujud zat yang membutuhkan energi adalah sebagai berikut:

  • Mencair, yaitu perubahan wujud dari padat ke cair.

  • Menguap, yaitu perubahan wujud dari cair ke gas.

  • Menyublim, yaitu perubahan wujud dari padat ke gas.

  • Mengembun, yaitu perubahan wujud dari gas ke cair.

  • Membeku, yaitu perubahan wujud dari cair ke padat.

  • Menyublim, yaitu perubahan wujud dari gas ke padat.

Sifat-sifat Benda

Bagaimana wujud zat bisa berubah dari padat, cair, dan gas?. Sumber: Pexels/RF_Studio

Untuk mengalami proses perubahan wujud, biasanya zat benda tersebut memiliki sifat sebelum atau sesudah terjadinya perubahan wujud. Adapun sifat-sifat benda yang terjadi pada perubahan wujud di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Benda Padat

Benda padat memiliki bentuk dan ukuran tetap, meskipun dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya. Benda ini juga mempunyai berat atau massa tergantung pada jenis benda padat tersebut. Contohnya: meja, kursi, TV, dan lain-lain.

2. Benda Cair

Sedangkan benda cair memiliki bentuk permukaan yang tenang dan selalu datar, selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah, dan menyebar ke berbagai arah, dan meresap hingga celah-celah kecil. Contohnya: air, kecap, minyak, dan lain-lain.

3. Benda Gas

Sifat benda gas tidak sama dengan sifat benda sebelumnya, karena benda gas tidak dapat dilihat secara kasat mata, namun dapat dirasakan oleh Indera peraba. Benda gas tidak berwarna, ada yang berbau dan tidak berbau. Bentuknya tidak tetap, karena menyebar ke seluruh tempat juga menekan ke segala arah.

Baca juga: Hukum-hukum tentang Gas dalam Fisika

Jadi, bagaimana wujud zat bisa berubah dari padat, cair, dan gas? Jawabannya yaitu perubahan terjadi karena adanya aksi terhadap suatu benda, seperti menerima atau melepas energi. Demikian pembahasan kali ini, semoga membantu. (ERI)