Cara Menanam Buncis di Musim Hujan agar Berbuah

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menanam buncis di musim hujan agar berbuah lebat, yaitu perhatikan varietas yang tepat, drainase baik, atur jarak tanam, berikan air, dan lakukan pemupukan dan pengendalian hama penyakit dengan teratur.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Bagaimana Cara Menanam Buncis di Musim Hujan agar Tidak Busuk?
Musim hujan sering menjadi tantangan dalam menanam sayuran yang rentan terhadap kelebihan air. Berikut adalah cara menanam buncis di musim hujan agar tidak busuk, dan dapat berbuah lebat.
Pilih varietas yang tepat, yaitu jenis yang direkomendasikan terhadap kondisi basah dan tahan penyakit.
Pilih lahan yang memiliki sistem drainase baik. Buat bedengan atau gulungan dengan lebar sekitar 1 meter dan tinggi 20-30 cm, agar air hujan tidak menggenang di sekitar akar tanaman.
Tanam benih langsung di lahan dengan kedalaman sekitar 3 cm dan tutup dengan tanah tipis. Jarak ideal bedengan adalah sekitar 40-50 cm untuk memudahkan perawatan.
Lakukan penyiraman secara teratur, terutama saat awal pertumbuhan. Hindari penyiraman berlebihan agar tidak menyebabkan busuk akar.
Berikan pupuk sesuai kebutuhan, bisa menggunakan pupuk NPS atau pupuk organik lainnya.
Lakukan penyemprotan insektisida dan fungisida, apalagi saat musim hujan yang rentan terhadap serangan hama dan penyakit.
Jenis Buncis yang Cocok Ditanam di Musim Hujan
Dikutip dari Buku Cerdas Memilih Sayuran, Lanny Lingga, (2010: 105), buncis adalah sayuran polong yang rendah kalori. Buncis kaya akan serat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan menghindarkan terjadinya hiperglikemia.
Berikut adalah jenis buncis terbaik yang direkomendasikan untuk ditanam di musim hujan.
Tresna: Ini cocok untuk yang menginginkan hasil cepat. Bentuk polongnya panjang dan seragam.
Tala: Karakternya tegak, memudahkan proses panen.
Elastis: Benih cukup adaptif dengan ketahanan terhadap virus juga.
TEWE: Adalah benih dengan bentuk polong yang sangat panjang, sangat menarik untuk pasar modern dan ekspor.
EMHA: Dikenal stabil dalam hasil dan juga tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem, termasuk kelembapan tinggi.
Lebat: Benih ini memiliki umur panen yang cukup panjang, hasilnya juga memuaskan.
Lebat 5: Dengan panen lebih cepat dibanding Lebat biasa.
Logawa: Varietas ini cocok bagi petani dengan produksi besar atau kebutuhan industri.
Kesimpulan
Cara menanam buncis saat musim hujan perlu memerhatikan beberapa hal, diantaranya menggunakan jenis yang tepat, mengatur jarak, memilih lokasi yang tidak mudah tergenang air, hingga melakukan pengendalian hama secara rutin.
Ada beberapa buncis yang direkomendasikan ditanam saat musim hujan, seperti Tresna, Tala, Elastis, TEWE, EMHA, Lebat, Lebat 5, dan Logawa.
Tata cara menanam buncis di musim hujan bisa membuahkan hasil seperti yang diharapkan, asalkan tahu cara-caranya. Semoga informasinya membantu. (ERI)
Baca juga: Cara Menanam Seledri dari Sisa Dapur yang Tidak Ada Akarnya di Polybag
