Cara Menanam Kangkung Sisa Dapur dengan Mudah

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sisa batang kangkung yang sering terbuang setelah memasak ternyata masih bisa dimanfaatkan untuk ditanam kembali. Ada cara menanam kangkung sisa dapur yang mudah dengan memanfaatkan bagian batang melalui cara stek.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Menanam Kangkung Sisa Dapur dengan Mudah
Menanam kangkung tak selalu harus dimulai dari biji. Sisa batang kangkung dari dapur pun bisa diolah kembali menjadi tanaman baru melalui metode stek batang.
Teknik ini sederhana, hemat biaya, dan cocok dilakukan dengan peralatan seadanya. Selain ramah lingkungan, cara ini juga menjadi solusi praktis untuk menghasilkan sayuran segar tanpa harus membeli bibit. Berikut cara menanamnya.
Pemilihan batang kangkung: Gunakan batang kangkung tua yang segar sekitar 15 cm dan buang daun-daun di bagian bawah.
Proses perendaman: Masukkan batang kangkung dalam wadah berisi air semalaman untuk pertumbuhan akar lebih cepat.
Penanaman: Tanam dengan jarak sekitar 60 cm sedalam 3-5 cm, dengan bagian atas batang tetap berada di permukaan tanah.
Penyiraman rutin: Siram tanaman agar tanaman tumbuh optimal pada pagi dan sore. Kurang lebih empat hari, akar akan mulai tumbuh dari area bekas daun.
Pemeliharaan tanaman: Pastikan tanaman mendapat cukup air dan terlindung dari paparan sinar matahari langsung.
Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Panen Kangkung dari Sisa Dapur?
Menurut buku Bertanam 36 Jenis Sayur, Drs. H. Hendro Sunarjono, APU (Purn.) (2013:34), kangkung merupakan sayuran yang digemari masyarakat Indonesia karena rasanya enak segar. Selain itu, kangkung mengandung vitamin A, vitamin C, mineral dan zat besi.
Dengan rasa dan nutrisi yang terkandung di dalamnya, banyak yang tertarik untuk menanam di rumah. Menanam kangkung dengan metode stek batang biasanya lebih cepat tumbuh dibanding dari biji. Berikut penjelasannya.
Akar mulai tumbuh dalam 3-5 hari setelah perendaman.
Daun baru muncul sekitar hari ke-7 sampai ke-10.
Tanaman siap panen antara hari ke-21 hingga ke-28 tergantung varietas dan lingkungan.
Apakah Perlu Pupuk untuk Menanam Kangkung dari Batang Bekas?
Pupuk tetap diperlukan untuk menanam kangkung dari batang bekas, meskipun kangkung termasuk tanaman yang mudah tumbuh dan tidak terlalu rewel.
Untuk pertumbuhan optimal dan hasil panen yang lebat, tambahan nutrisi dari pupuk sangat membantu, terutama setelah akar tumbuh dan daun mulai berkembang. Berikut alasannya.
Meningkatkan pertumbuhan daun: Kangkung butuh asupan nitrogen untuk menghijaukan dan melebatkan daun.
Mempercepat masa panen: Pupuk membantu mempercepat fase tumbuh sehingga kangkung bisa dipanen lebih cepat.
Menjaga kesehatan tanaman: Nutrisi yang cukup membuat tanaman lebih tahan terhadap penyakit atau gangguan hama.
Media Tanam Terbaik untuk Menanam Kangkung di Rumah
Untuk pemula, media tanah + kompos + pasir atau tanah + pupuk kandang adalah pilihan terbaik karena mudah dibuat dan cocok untuk kangkung yang tumbuh cepat.
Media tanam selain tanah juga bisa dipilih, seperti dengan sistem hidroponik menggunakan rockwool atau spons. Dengan media tanam yang tepat, kangkung bisa tumbuh subur, lalu siap dipanen kurang dari satu bulan.
Bisakah Menanam Kangkung dari Sisa Dapur Dilakukan di Apartemen Atau Tempat Sempit?
Menanam kangkung dari sisa dapur sangat bisa dilakukan di apartemen atau tempat sempit. Kangkung termasuk tanaman yang sangat mudah tumbuh dan fleksibel, bahkan di ruang terbatas tanpa lahan tanah sekalipun. Tips menanam kangkung di tempat sempit:
Gunakan wadah vertikal seperti rak bertingkat atau pot susun, untuk menghemat ruang.
Dapat ditanam di pot kecil, ember bekas, botol plastik, nampan datar.
Manfaatkan area balkon, ambang jendela, atau dapur yang terkena cahaya.
Beri nutrisi organik ringan seperti air cucian beras atau pupuk cair.
Kesimpulan
Kangkung merupakan sayuran yang memiliki kandungan nutrisi bagi tubuh dan mudah ditanam untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.
Dari batang kangkung sisa dapur pun bisa diolah kembali melalui metode stek batang.
Waktu panen dari stek batang relatif lebih cepat dari metode lainnya.
Pupuk tetap dibutuhkan dalam menanam kangkung stek batang.
Pilih media tanam yang tepat agar kangkung tumbuh cepat.
Bertanam kangkung dapat dilakukan pada lahan terbatas.(VAN)
Baca juga: 5 Bahan Media Tanam Hidroponik yang Umum Digunakan
