Cara Menanam Sawi di Musim Hujan agar Tetap Tumbuh Subur

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menanam sawi di musim hujan tidak berbeda dengan menanam sawi pada musim kemarau karena sawi termasuk dalam tanaman yang tahan terhadap berbagai cuaca. Namun, penting untuk memahami cara menanam dan merawat sawi supaya tumbuh subur di musim hujan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Menanam Sawi di Musim Hujan
Cara menanam sawi di musim hujan sama seperti di musim kemarau karena sawi tahan terhadap air hujan. Namun, sawi tidak tahan dengan air menggenang sehingga penting membuat bedengan saat menanam sawi.
Berikut ini langkah-langkah menanam sawi menurut Buku Pintar Bertanam Bayam dan Sawi oleh Abdul Qolik (2019: 61-62):
Pembibitan
Buat bedengan pembibitan dengan lebar 80 - 120 cm, panjang 1-3 m, dan tinggi 20-30 cm.
Taburkan pupuk kandang 2-5 kg, 20 gram urea, 10 gram TSP, 7,5 gram KCI. Lakukan 2 minggu sebelum penyemaian.
Taburkan benih pada bedengan, tutup dengan tanah setebal 1-2 cm.
Siram dengan secara merata menggunakan alat penyemprot.
Bibit siap dipindah tanam pada umur 3-4 minggu.
Penanaman
Buat bedengan tempat menanam sawi dengan ukuran lebar 120 cm, panjang disesuaikan dengan ukuran petak tanah, tinggi 20-30 cm, dan jarak antar bedeng 30 cm.
Seminggu sebelum penanaman, berikan pupuk pada bedengan 10 ton pupuk kandang, TSP 100 kg/ha, KCI 75 kg/ha.
Buat lubang tanam dengan jarak 30 x 30 cm, jarak antar tanaman 15 cm, dan jarak antar barisan 20 cm.
Tiap lubang tanam diberi 1-2 anakan sawi.
Sirami bedengan yang sudah ditanami anakan sawi.
Cara Mempersiapkan Lahan di Musim Hujan
Bersihkan lahan pekarangan dari gulma, rerumputan, atau batu.
Cangkul tanah supaya gembur dengan kedalaman 20-30 cm.
Buat bedengan dengan ketinggian sekitar 20-30 cm, lebar sekitar 1 m dan panjang disesuaikan ukuran dna bentuk lahan.
Buat jarak antara bedengan sekitar 40 cm.
Ratakan permukaan tanah.
Setelah diratakan, beri permukaan bedengan pupuk kandang dan kapur dolomit/kalsit. Sesuaikan dosis dengan ukuran lahan.
Semprot permukaan bedengan dengan larutan pupuk cair Bioboost/EMP4.
Tutup permukaan bedengan dengan tanah.
Biarkan selama 3 hari lalu bedengan siap ditanami sawi.
Menanam Sawi dengan Naungan saat Musim Hujan
Menanam sawi juga dapat dilakukan dengan naungan saat musim hujan, yaitu menanam sawi dengan cara vertikultur atau tanam bertingkat:
Semaikan benih pada kotak persemaian dengan media pasir.
Rawat bibit hingga siap ditanam pada umur 14 hari sejak disemaikan.
Campur media tanam tanah top soil, pupuk kandang, pasir, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1:1.
Pindahkan bibit sawi yang sudah siap tanam dalam polybag.
Susun polybag pada rak di dalam rumah peneduh.
Waktu Tanam Sawi saat Musim Hujan
Tanaman sawi tahan terhadap air hujan sehingga dapat ditanam sepanjang tahun tetapi waktu yang cocok untuk menanam sawi adalah pada akhir musim hujan.
Pengendalian Hama dan Tanaman di Musim Hujan
Menurut buku Cara Mudah Membudidayakan Sawi oleh Erlita Mega (2025: 33), penyakit yang menyerang tanaman sawi biasanya disebabkan oleh cendawan karena kelembapan yang tinggi. Pengendalian dilakukan dengan menyemprotkan fungisida.
Kesimpulan
Cara menanam sawi di musim hujan tidak berbeda dengan musim kemarau karena sawi termasuk tanaman yang tahan di segala musim.
Menanam sawi di musim hujan dapat dilakukan langsung di lahan dengan membuat bedengan atau vertikultur.
Tanaman sawi dapat ditanam sepanjang tahun, tetapi waktu yang tepat menanam sawi adalah saat akhir musim hujan.
Penyakit yang menyerang tanaman sawi biasanya disebabkan oleh cendawan, pengendalian dilakukan dengan menggunakan fungisida. (IND)
Baca juga: Cara Menanam Biji Tomat di Kapas untuk Pemula
