Konten dari Pengguna

Cara Menyimpan Daun Mint Agar Tetap Segar dan Tidak Layu

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menyimpan daun mint. Sumber: Pexels/Magdalena Nowak
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menyimpan daun mint. Sumber: Pexels/Magdalena Nowak

Daun mint salah satu jenis tanaman obat yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Cara menyimpan daun mint agar tidak mudah layu di antaranya menyimpan dalam air, membungkusnya menggunakan kertas tisu hingga membekukan di freezer.

Dikutip dari buku Jus buah & sayuran 148 Resep Jus untuk Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Anda oleh Emma Satriaty Wirakusumah (2006), manfaat daun mint salah satunya sebagai bahan campuran makanan dan minuman. Sehingga penggunaan daun ini harus dalam keadaan fresh dan tidak busuk.

Daftar isi

Cara Menyimpan Daun Mint Agar Tetap Segar

Bagi orang yang suka mint dapat menyimpan daun mint dengan beberapa cara. Berikut ini beberapa cara menyimpan daun mint agar tetap segar.

  • Simpan di dalam kulkas: menyimpan daun mint di dalam kulkas dapat menjaga kesegaran sehingga daun bisa bertahan dalam waktu yang lama.

  • Rendam daun ke dalam air: apabila membeli daun mint beserta batangnya, pembaca bisa menggunakan cara sederhana ini. Cara ini membantu menjaga kesegaran daunnya untuk sementara waktu.

  • Simpan di dalam freezer: untuk menjaga kesegaran daun mint dapat membekukannya ke dalam freezer. Cara ini efektif membuat daun mint tetap segar hingga tiga bulan.

  • Bungkus dengan kertas tisu: jika menginginkan daun mint tetap segar saat digunakan bisa menyimpannya di atas kertas tisu yang lembap. Daun mint yang sudah dibungkus tisu bisa dimasukkan ke dalam kulkas.

  • Tidak melepaskan daun mint dari tangkai: daun yang dilepas dari tangkai akan kehilangan sumber air dan nutrisi sehingga mudah layu.

Penyimpanan Daun Mint dalam Wadah Plastik vs Wadah Kaca Mana yang Lebih Baik?

Daun mint. Sumber foto: Pexels/icon0 com

Penyimpanan kaca lebih baik dalam menjaga kelembapan tanaman herbal jika dibandingkan dengan penyimpanan menggunakan wadah plastik. Sebab penyimpanan wadah kaca lebih tahan lama jika berada di dalam kulkas.

Tanda-tanda Daun Mint Sudah Tidak Layak Pakai

Ada beberapa tanda yang bisa dilakukan untuk mengecek daun mint tidak layak pakai, yaitu.

  • Muncul bau: untuk daun yang sudah tidak layak pakai biasanya mengeluarkan bau busuk.

  • Daun berubah warna: apabila daun mint sudah tidak layak warnanya berubah menjadi cokelat atau hitam.

  • Daunnya keriput: kondisi daun mint yang keriput biasanya diakibatkan oleh jamur. Hal ini berpotensi menyebabkan pembusukan.

  • Akar daun lembek: jika daun mint sudah berakar lembek lebih baik dibuang saja. Sebab daun tersebut sudah tidak layak untuk digunakan.

Oleh karena itu, dengan tahu tanda-tanda di atas, bisa memudahkan untuk perawatan daun mint agar bisa tumbuh subur dan tidak layu.

Kesimpulan

Cara menyimpan daun mint agar tetap segar dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti menyimpan di kulkas, membekukan daun, merendam daun, membungkusnya menggunakan kertas tisu dan tidak melepaskan daun dari tangkai.

Penggunaan wadah kaca sangat efektif dalam menyimpan daun. Maka dari itu, pembaca perlu mengetahui kualitas dari daun mint sendiri dengan memahami tanda-tanda daun mint sudah tidak layak pakai atau busuk. (NTA)

Baca juga: Cara Panen Daun Mint untuk Hasil yang Memuaskan