Fungsi Neraca Analitik beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Neraca analitik adalah alat yang digunakan untuk menimbang massa sampel bahan kimia dengan akurasi tinggi. Ada fungsi neraca analitik yang perlu diketahui. Neraca ini sangat mudah ditemukan di laboratorium karena kegunaan yang sangat penting.
Menurut buku Analisis Kimia Kuantitatif/6, RA Day, Jr dan A.L Underwood (2002:601), neraca analitik yang digunakan dalam laboratorium pengantar merupakan instrumen yang akurat.
Apa Fungsi Neraca Analitik?
Neraca analitik merupakan kelas timbangan modern yang dirancang khusus. Fungsi neraca analitik, yaitu untuk mengukur massa satuan kecil dengan akurasi sangat tinggi dalam kisaran sub-miligram. Akurasi untuk jenis timbangan ini hingga 0,001 gram (3 digit) dan 0,0001 gram (4 digit).
Timbangan analitik ini dilengkapi dengan kotak tertutup (chamber) dan pintu transparan sebagai kaca depan yang mendukung fungsinya. Apa saja fungsi neraca analitik? Berikut penjelasannya.
Alat pengukur massa zat baik padat maupun cair digunakan oleh sebagian besar peneliti untuk mengukur massa zat dengan ketelitian yang sangat tinggi.
Akurasi timbangan analitik bisa mencapai 0,0001 gram. Bahkan ada juga timbangan analitik dengan fitur yang sangat lengkap.
Selain menghitung massa zat, ada beberapa neraca analitik yang juga digunakan untuk menghitung fraksi massa zat dalam zat lain.
Baca juga: Tujuan Neraca Pembayaran sebagai Catatan Keuangan Negara
Kelebihan dan Kekurangan Neraca Analitik
Ada kelebihan dan kekurang dari neraca analitik, yaitu
1. Kelebihan Neraca Analitik
Keuntungan timbangan analitik digital dibandingkan timbangan biasa antara lain:
Akurasi atau kelengkapan sangat baik hingga 0,0001 gram.
Timbangan analitik digital lebih nyaman, efisien, hemat waktu, dan lebih mudah digunakan.
Beberapa timbangan analitik digital memiliki fitur kalibrasi internal yang memungkinkan penggunanya mengkalibrasi sendiri.
2. Kekurangan Saldo Analitis
Kekurangan timbangan analitik digital dibandingkan dengan timbangan biasa antara lain:
Catu daya diperlukan untuk mengoperasikan timbangan analitik.
Timbangan analitik memiliki batas satuan maksimal, sehingga diperlu mengetahui lebih lanjut spesifikasi timbangan analitik yang dibutuhkan.
Harga (investasi) sangat mahal, apalagi jika terjadi kerusakan.
Pastikan penempatan yang benar karena aliran udara dapat mempengaruhi akurasi.
Menggunakan neraca analitik berbeda dengan menggunakan neraca normal. Ikuti langkah-langkah ini untuk menghindari penggunaan timbangan analitik digital yang salah.
Tempatkan disk pada timbangan.
Tekan tombol "Tare" sehingga bobot potongannya nol.
Buka salah satu botol timbang.
Tempatkan bahan yang akan ditimbang pada piringan. Saat menambahkan bahan kimia, sebaiknya gunakan alat untuk mencegah debu menempel.
Tekan tombol pada timbangan dan tunggu hingga menampilkan hingga 4 angka desimal.
Bersihkan timbangan dengan sikat pembersih agar tidak ada sisa bahan kimia yang tertinggal.
Dapat disimpulkan, dengan melakukan kalibrasi yang rutin dan akurat, neraca analitik dapat memberikan hasil pengukuran yang konsisten dan akurat. Semoga informasi mengenai fungsi neraca analitik dan informasi pelengkapnya dapat memberi manfaat. (VAN)
