Konten dari Pengguna

Mengapa Homeostatis Penting bagi Sel dan Tubuh Manusia? Ini Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa homeostatis penting. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa homeostatis penting. Foto: Pixabay

Mengapa homeostatis penting bagi sel dan tubuh manusia? Sebagian besar masyarakat masih belum paham dengan proses tersebut bahkan ada yang belum tahu tentang homeostatis.

Padahal proses ini sangat penting bagi tubuh untuk menjaga keseimbangan. Tanpa adanya homeostatis, makhluk hidup tidak bisa mempertahankan hidupnya dengan baik.

Pengertian Homeostatis

Ilustrasi pengertian homeostatis. Foto: Unplash

Merujuk pada buku Panduan Lengkap Keterampilan Dasar Kebidanan l karya Yulrina Ardhiyanti, S.K.M., M.Kes dkk (2015:21), homeostatis adalah suatu proses yang terjadi secara terus-menerus untuk memelihara stabilitas dan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Homeostatis merupakan salah satu mekanisme tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dalam menghadapi berbagai kondisi yang dialaminya. Proses ini umumnya terjadi secara alamiah saat tubuh mengalami stres.

Tahapan Homeostatis

Ilustrasi tahapan homeostatis. Foto: Pixabay

Proses pengaturan diri dari suatu organisme ini memiliki beberapa tahapan. Adapun tahapan-tahapan homeostatis dalam tubuh manusia saat terjadi luka dapat diketahui sebagai berikut.

1. Homeostatis Pertama (Primer)

Dalam tahapan ini, tubuh bisa mempertahankan keseimbangannya agar tidak kehilangan cairan akibat luka kecil atau robeknya sistem integument.

Biasanya, homeostatis primer melibatkan tunika intima dari transportasi dan trombosit. Proses dari tahapan ini cukup cepat dan tidak tahan lama. Jika pada tahapan ini fase primer belum cukup untuk menyembuhkan luka, maka dapat dilanjutkan ke fase kedua.

2. Homeostatis Kedua (Sekunder)

Mekanisme sekunder ini dapat terjadi saat luka yang parah dan melebar di pembuluh darah atau jaringan lain, maka memerlukan homeostatis sekunder. Pada homeostatis ini memerlukan keping darah dan koagulan agar terjadi koagulasi.

Biasanya, tingkat sekunder ini mencakup pembentukan fibrin dan bersifat delayed dalam waktu lama. Jika proses sekunder ini tidak berpengaruh dilanjutkan ke respon yang ketiga.

3. Homeostatis Ketiga (Tersier)

Homeostatis tersier bertujuan untuk dapat terkontrol dan agar koagulasi (pembekuan darah) tidak berlebihan. Terjadinya homeostatis ini melibatkan sistem fibrinolisis.

Sistem fibrinolisis merupakan proses pembekuan darah yang digunakan untuk menghilangkan beberapa sel yang telah rusak. Dalam proses inilah sistem homeostatis dapat memperoleh keseimbangan dalam tubuh dan stabil.

Mengapa Homeostatis Penting bagi Sel dan Tubuh Manusia?

Ilustrasi mengapa homeostatis penting. Foto: Pixabay

Ada beberapa orang yang bertanya mengapa homeostatis penting? Homeostatis sangat penting karena sel dan jaringan tubuh hanya tetap hidup dan dapat berfungsi secara efisien saat kondisi internal ini dipertahankan dengan baik.

Aktivitas dan proses dapat membantu untuk mempertahankan homeostatis disebut mekanisme homeostatik. Sel bisa bekerja dengan baik saat lingkungan di dalamnya tetap dalam keadaan stabil. Jika keseimbangan tidak dapat dipertahankan, maka tubuh tidak bisa berfungsi secara efektif dan dapat mengalami gangguan atau sakit.

Baca juga: Mengenal Struktur Telur yang Menjaga Posisi Kuning Telur

Demikianlah ulasan mengenai mengapa homeostatis penting dalam tubuh. Adanya informasi homeostatis di atas diharapkan bisa menambah wawasan serta pengetahuan bagi para pembaca. (NTA)