Mengenal Jenis-jenis Protein Berdasarkan Sumber dan Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Protein adalah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Jenis-jenis protein beragam berdasarkan sumber dan fungsinya.
Asupan protein dapat diperoleh dengan mengonsumsi makananan tertentu. Dengan nutrisi protein yang cukup dapat membantu sistem kekebalan dan menjadi bahan pembentukkan sel jaringan tubuh.
Jenis-Jenis Protein
Dikutip dari buku Ajar Biokimia Farmasi, Dr. Anna Yuliana (2018: 53), definisi protein berasal dari bahasa Yunani yaitu proteios yang berarti barisan pertama atau yang paling utama.
Kata protein diciptakan oleh J.J Barzelius pada tahun 1983 untuk menyatakan pentingnya golongan senyawa ini dalam sel hidup. Semua organisme memanfaatkan protein untuk melakukan sejumlah fungsi penting metabolisme kehidupan.
Jenis-jenis protein adalah sebagai berikut.
1. Berdasarkan Sumbernya
Protein berdasarkan sumbernya dibedakan menjadi dua jenis, yakni:
Protein nabati, yaitu jenis protein yang berasal dari berbagai jenis tumbuh-tumbuhan. Contoh makanan sumber protein nabati adalah gandum, brokoli, kacang kedelai, bayam, beras, kacang polong, biji bunga matahari dan lain sebagainya.
Protein hewani, yaitu jenis protein yang berasal dari hewan. Hewan-hewan tersebut memakan berbagai jenis tumbuhan, kemudian mengubah protein nabati menjadi protein hewani.
Contoh makanan sumber protein hewani adalah daging ayam, daging sapi, ikan teri, udang, daging domba muda dan lain sebagainya.
2. Berdasarkan Fungsinya
Protein memiliki berbagai fungsi biologis yang sangat luas. Protein berdasarkan fungsinya diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok sebagai berikut:
Protein enzim, berfungsi sebagai katalisator dalam semua reaksi kimia yang merangkai kehidupan. Arti katalisator yaitu membantu mengubah suatu molekul lain tanpa mengalami perubahan.
Protein Transport, protein yang satu ini digunakan oleh mahluk hidup sebagai transportasi atom, molekul, atau senyawa yang dibutuhkan oleh sel. Contoh protein transport yaitu sitokrom c sebagai reaksi dari oksidasi nutrient menjadi energi.
Protein struktural, yaitu jenis protein yang berfungsi sebagai vital dalam menunjang integritas struktur dan komponen sel. Protein ini memiliki karakter yang liat dan keras, umumnya berstruktur serabut, seperti kolagen dan keratin.
Protein kontraktil, yaitu jenis protein yang dapat memberikan kemampuan pada organisme dan sel untuk mengubah bentuk atau bergerak. Contoh protein kontraktil adalah aktin dan miosin.
Protein nutrient dan penyimpanan, protein ini merupakan jenis protein yang berfungsi sebagai cadangan makanan. Contohnya yaitu protein yang terdapat pada biji-bijian seperti beras, gandum dan jagung.
Baca juga: 2 Jenis Protein dalam Ilmu Kimia, Ada Protein Globular dan Berserat
Protein antibodi, protein jenis ini terlibat dalam sistem imun atau kekebalan tubuh. Protein tersebut dapat mendeteksi senyawa atau bahan asing yang masuk ke dalam tubuh. Contohnya yaitu protein limfosit-antigen.
Protein Hormon. Jenis-jenis protein berdasarkan fungsi lainnya yaitu protein hormon yang berperan dalam regulasi proses kimia dan fisiologi dalam tubuh makhluk hidup. Controh protein jenis ini adalah insulin hormon perumbuhan, prolaktin, dan lipotropin.
Berdasarkan jenis-jenis protein yang telah diulas di atas, dapat diketahui ada 2 jenis yaitu protein berdasarkan sumber dan fungsinya, terutama untuk tumbuh kembang tubuh.(MAE)
