Konten dari Pengguna

Mengenal Singkatan PMS dan Gejalanya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi singkatan PMS. Sumber: pexels.com/Sora Shimasazaki
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi singkatan PMS. Sumber: pexels.com/Sora Shimasazaki

Singkatan PMS adalah akronim yang sering disalahpahami. Terkadang orang-orang mengira bahwa PMS adalah singkatan yang dipakai untuk mewakili menstruasi. Padahal hal tersebut sama sekali tidak benar. PMS tidak sama dengan haid ataupun menstruasi.

Dikutip dari buku Tiga Fase Penting Para Wanita, Ratna Dewi Pujiastuti (2014:55), PMS adalah sekumpulan gejala yang berupa gangguan fisik maupun mental yang terjadi pada wanita di 7-10 hari sebelum menstruasi.

Mengenal Singkatan PMS

Gambar singkatan PMS. Sumber: pexels.com/Andrea Piacquadio

Singkatan PMS merupakan akronim dari Premenstrual Syndrome. Sesuai dengan istilahnya, PMS merupakan suatu gejala fisik dan psikologis yang terjadi sebelum memasuki menstruasi. Gangguan ini hanya dialami oleh wanita saja.

Selain itu, gangguan yang dialami bisa berbeda-beda antara satu penderita dengan penderita lain. Tingkat gangguannya dapat bervariasi mulai dari sangat ringan hingga berat. Namun, tidak semua perempuan mengalami PMS.

Hanya 3 dari 4 wanita yang mengalami PMS setidaknya sekali seumur hidupnya. Tak hanya itu, umumnya perempuan yang baru mengalami haid, yakni di umur 12 – 15 tahun biasanya tidak mengalami PMS.

Gejala yang Timbul pada PMS

Ilustrasi dari singkatan PMS. Sumber: pexels.com/Andrea Piacquadio

PMS adalah suatu gangguan wajar dialami perempuan sehingga tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Seperti yang telah dijelaskan, bahwa PMS adalah gejala fisik dan psikologis yang kadang terjadi sebelum haid. Adapun berikut beberapa tanda fisik yang biasanya terjadi:

  • Sakit punggung

  • Payudara membengkak dan lebih lunak

  • Diare

  • Muncul jerawat

  • Sakit kepala

  • Perut kembung

  • Lebih peka pada cahaya dan suara berisik

  • Sembelit

Tak hanya dari segi fisik, wanita kadang juga merasakan gejala emosional ketika PMS, yaitu:

  • Mudah cemas

  • Mudah merasa lelah

  • Ingin tidur terus atau sulit tidur

  • Sulit berkonsentrasi serta gampang

  • Lebih gampang marah

  • Gampang sedih dan mudah menangis

  • Mood berubah-ubah

  • Depresi

Gejala-gejala di atas biasanya akan hilang sendiri begitu menstruasi dimulai. Akan tetapi, jika gejala ini sampai mengganggu aktivitas, sebaiknya langsung diperiksakan ke dokter. Apalagi jika kerap terjadi ketika siklus bulanan menstruasi.

Baca Juga: 4 Fase pada Proses Menstruasi Wanita

Demikian penjelasan mengenai singkatan PMS yang merupakan gangguan atau gejala yang dialami wanita. Pada intinya, PMS adalah suatu fenomena yang umum terjadi selama gejala yang dirasakan tidak berlebihan dan mengganggu aktivitas. (SLM)