Pengertian Aba-Aba Start Jongkok dalam Lomba Lari Jarak Pendek

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam perlombaan lari jarak pendek, jenis start yang digunakan adalah start jongkok. Adapun aba-aba start jongkok adalah 'bersedia', 'siap', dan 'ya'. Tentunya setiap pelari wajib memahami aba-aba tersebut dengan baik.
Sebab, aba-aba ini berfungsi sebagai persiapan pelari sebelum melakukan gerakan berikutnya. Dengan begitu, awalan lari bisa lebih maksimal.
Aba-Aba yang Digunakan dalam Start Jongkok
Mengutip dari Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMP/MTs Kelas 7, Paiman (2021:150), start jongkok adalah jenis start yang digunakan untuk perlonbaan lari jarak pendek.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa aba-aba start jongkok adalah 'bersedia', 'siap', dan 'ya'. Berikut ini adalah tata cara gerakan start jongkok berdasarkan ketiga aba-aba tersebut.
1. Aba-Aba Bersedia
Satu lutut ditelakkan di tenah dengan jarak kurang lebih satu jengkal dari garis start.
Kemudian kaki satunya diletakkan di samping lutut yang menempel tanah sekitar satu kepal.
Selanjutnya, badan membungkuk ke depan dengan kedua tangan terletak di tanah, tepatnya di belakang garis start.
Setelah itu, tundukkan kepala dengan kondisi leher rileks serta pandangan ke bawah dan konsentrasi pada aba-aba selanjutnya.
2. Aba-Aba Siap
Lutut yang sebelumnya menempel di tanah, kemudian diangkat dengan bagian panggul berada ke arah depan atas dan sedikit lebih tinggi dari bahu. Jadi, garis punggung akan sedikit menurun ke depan.
Apabila panggul sudah dianggap lebh tinggi, maka tempatkan berat badan ke depan dengan kaki belakang membentuk sudut 120 derajat. Sementara untuk kaki bagian depan akan membentuk sudut 90 derajat.
Terakhir, posisi kepala tetap menunduk dengan leher rileks serta pandangan ke bawah dan konsentrasi pada aba-aba selanjutnya.
3. Aba-Aba Ya
Perlu diketahui bahwa gerakan kaki depan yang benar pada saat aba-aba ini diucapkan adalah mendorong atau menolak pada start block.
Sedangkan arah gerakan kaki belakang adalah digerakkan ke depan dengan lutut yang diangkat.
Lalu, perlu diperhatikan bahwa menolak ke depan harus depan kekuatan penuh atau gerakan meluncur, tetapi tidak boleh melompat.
Kemudian posisi badan yang benar adalah condong ke depan disertai ayunan lengan yang kuat.
Ketika fase awal lari setelah tanda start berbunyi, pelari bisa melakukan gerakan lari pendek-pendek, tetapi cepat. Tujuannya adalah untuk menjaga keseimbangan tubuh agar tidak tersungkur.
Baca Juga: Mengenal Arti Pace dalam Lari, Pelari Pemula Wajib Tahu
Berdasarkan penjelasan di atas, aba-aba start jongkok adalah 'bersedia', 'siap', dan 'ya'. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
