Konten dari Pengguna

Pengertian Wukuf, Rukun dan Tata Caranya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rukun haji, sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Rukun haji, sumber: Pixabay

Wukuf adalah salah satu rukun yang harus dikerjakan dalam ibadah haji. Jika tidak dikerjakan, maka hajinya dianggap tidak sah.

Wukuf dilaksanakan di padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, ketika matahari sudah tergelincir atau bergeser dari tengah hari (waktu dzuhur), hingga terbit fajar keesokan harinya (10 Dzulhijjah). Untuk itulah, wukuf disebut sebagai puncak ibadah haji.

Pengertian Wukuf

Ilustrasi wukuf di Arafah, sumber: Pixabay

Kata wukuf (wuquf, dalam bahasa Arab), berasal dari kata "waqafa" yang berarti berhenti. Maksudnya, wukuf adalah berhenti dari kegiatan apapun dan menggunakan waktu tersebut untuk merenungi diri.

Wukuf di Arafah seumpama gambaran kehidupan di Padang Mahsyar. Semua yang berada di sana berkumpul dalam status yang sama sebagai hamba Allah. Tidak ada kesombongan, tidak ada status sosial, yang membedakan hanyalah tingkat ketaqwaan di hadapan Allah SWT.

Rukun dan Tata Cara Wukuf

Ibadah haji, sumber: Pixabay

Pada dasarnya, wukuf berarti hadir atau berada di wilayah Arafah, baik dalam keadaan tidur ataupun terjaga, dalam keadaan berkendara ataupun duduk ataupun berjalan, dalam keadaan suci maupun tidak suci.

Baca Juga: Apa Itu Haji Tamattu dan Syarat Melakukannya

Jadi, meski hanya berdiam diri, asalkan jamaah haji tersebut berada di Arafah di waktu yang sudah ditentukan yaitu setelah Dzuhur di tanggal 9 Dzulhijjah sampai terbit fajar keesokan harinya, hajinya telah dianggap sah.

Namun, tentu akan merugi jika di waktu tersebut hanya berdiam diri dan tidak melakukan apa-apa, karena sebaik-baik doa adalah doa hari Arafah.

Untuk itu, pada saat wukuf di Arafah, jamaah haji dianjurkan untuk melakukan beberapa hal berikut ini.

  1. Mandi. Orang yang melakukan wukuf di Arafah disunahkan untuk mandi di sana.

  2. Menjaga kesucian sebisa mungkin.

  3. Menghadap kiblat.

  4. Memperbanyak istighfar.

  5. Senantiasa mengingat Allah (berdzikir).

  6. Menjamak shalat dzuhur dan shalat ashar di Arafah. Dalam buku Fikih Sunnah - Jilid 3 yang ditulis oleh Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa dari Aswad dan Alqamah, mereka berkata, "Di antara kesempurnaan haji adalah melakukan jamak shalat antara dzuhur dan ashar secara berjamaah di Arafah."

  7. Berdoa dan mendoakan diri sendiri, keluarga, guru, sahabat, dan siapapun yang ingin kita doakan.

Wukuf boleh dilakukan di mana saja, asalkan masih berada di wilayah Arafah, karena semua wilayah Arafah merupakan tempat Wukuf, kecuali lembah di arah barat Arafah karena wukuf di tempat ini tidak sah menurut kesepakatan ulama.

Demikianlah penjelasan mengenai wukuf, rukun wukuf dan tata cara wukuf yang perlu diketahui oleh umat muslim. (ARN)