Properti Tari Zapin beserta Jenis-jenis Tariannya

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
3 Januari 2024 15:28 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Properti Tari Zapin. Sumber: Pixabay/CikguWan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Properti Tari Zapin. Sumber: Pixabay/CikguWan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terdapat sejumlah properti tari Zapin yang harus disiapkan dan digunakan saat tampil. Tanpa properti tersebut, esensi keindahan tari Zapin akan berkurang.
ADVERTISEMENT
Tari Zapin sendiri merupakan salah satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih populer hingga kini. Seni tari ini pada awalnya dibawa oleh saudagar Arab Yaman di abad ke-16 M, kemudian diadopsi menjadi tarian Melayu.

Jenis-jenis Tari Zapin

Ilustrasi Properti Tari Zapin. Sumber: Pixabay/marcianofab
Dengan kreativitas yang tinggi, para seniman dan budayawan Melayu berhasil mengembangkan kreasi tari zapin yang saat ini sangat identik dengan budaya Melayu. Hal ini membuat tari Zapin terbagi ke dalam beberapa jenis tarian.
Dikutip dari buku Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Tsanawiyah Kelas IX, Murodi (2016:114), di wilayah Nusantara, dikenal 2 jenis tari Zapin, yaitu Zapin Arab dan Zapin Melayu. Berikut uraian selengkapnya.

1. Zapin Arab

Zapin Arab adalah jenis tari Zapin yang perubahannya masih tidak beda jauh dengan tari Zapin yang berasal dari Arab Yaman. Jenis tarian ini masih dipertahankan oleh masyarakat keturunan Arab hingga kini. Adapun Zapin Arab hanya memiliki satu gaya saja.
ADVERTISEMENT

2. Zapin Melayu

Zapin Melayu adalah jenis tari zapin yang ditumbuhkan oleh para ahli lokal dan disesuaikan dengan lingkungan masyarakatnya. Tari Zapin Melayu memiliki gaya yang cukup beragam serta memiliki sebutan yang berbeda-beda di hampir tiap daerahnya.
Sebagai contoh, istilah Zapin umumnya dijumpai di Sumatera Utara dan Riau. Di Jambi, Sumatera Selatan, dan Bengkulu menyebutnya Dana. Sementara di Jawa, biasanya disebut dengan istilah Zafin.

Properti Tari Zapin

Ilustrasi Properti Tari Zapin. Sumber: Pixabay/hulkiokantabak
Agar penampilan tari zapin terlihat indah, dibutuhkan sejumlah properti yang harus digunakan para penarinya. Berikut di antaranya.

1. Busana Adat Melayu

Busana yang digunakan oleh penari pria dan wanita memiliki sedikit perbedaan. Untuk penari pria menggunakan pakaian adat Melayu yang terdiri dari baju kurung, plekat, cekak musang, kopiah, songket, bawahan seluar, serta bros.
ADVERTISEMENT
Sedangkan untuk penari wanita menggunakan pakaian adat Melayu yang terdiri dari baju kurung labuh, kain samping, selendang tudung manto, dan kain songket. Tak jarang penari wanita juga menggunakan aksesoris, seperti hiasan kembang goyang dan anting.

2. Selendang Sampur

Seledang sampur merupakan properti tari Zapin yang hanya digunakan oleh penari wanita. Properti ini berfungsi untuk memperindah gerakan tarian.
Demikian penjelasan mengenai properti tari Zapin beserta jenis-jenis tariannya. Semoga ulasan di atas dapat menambah pengetahuan seputar tari Zapin yang merupakan salah satu tari tradisional Nusantara. (YAS)