Pencarian populer
PUBLISHER STORY

Rangkum 9 Juli 2018: Edisi Sepekan, Sayonara Liliyana

Pebulutangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir memutuskan untuk pensiun di pengujung tahun ini. Tekadnya semakin kuat setelah sukses mempertahankan gelar juara bersama Tontowi Ahmad (Owi) di ajang Indonesia Open 2018, Minggu (8/7).

Selain itu, ia juga berpesan kepada para juniornya agar lebih terpacu saat dirinya pensiun nanti--mereka harus fokus dan kerja keras lagi. Peristiwa tersebut merupakan satu dari delapan berita yang masuk dalam Rangkum edisi sepekan ini. Berikut ulasan selengkapnya:

1. Wamena mencekam

Kericuhan dalam rapat pleno Pilgub Papua di Kabupaten Jayawijaya. (Foto: Dok. Stefanus/Bumi Papua )

Rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara Pilgub Papua diwarnai kericuhan, Sabtu (7/7). Kericuhan disebabkan oleh aksi saling protes dan adu mulut para saksi masing-masing pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

Sekitar 500 massa pendukung pasangan calon John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae, melempari rumah Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon Banua, karena dianggap tidak mendukung pemenangan pasangan tersebut. Untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan, 700 personel polisi disiagakan di sejumlah ruas jalan Kota Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya.

2. Kasus Korupsi Pejabat Daerah di Lampung Tengah, Subang, dan Kebumen

Wakil ketua DPRD Lampung Tengah, J Natalis Sinaga (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)

Kasus korupsi menjerat para pejabat daerah di Lampung Tengah, Kebumen, dan Subang. Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah (Lamteng) nonaktif, Natalis Sinaga, dan Anggota DPRD Lamteng, Rusliyanto, didakwa menerima suap dari Bupati Lamteng nonaktif, Mustafa dan Kepala Dinas Bina Marga, Taufik Rahman, Senin (2/7). Natalis Sinaga didakwa menerima uang Rp 9,6 miliar dan Rusliyanto Rp 1 miliar.

Sementara itu, Bupati Kebumen nonaktif, Muhammad Yahya Fuad, disinyalir telah menerima suap Rp 12 miliar terkait proyek di Kabupaten Kebumen yang dibiayai dana APBN tahun 2016. Ada juga Bupati Subang nonaktif, Imas Aryumningsih, yang menerima suap dari seorang pengusaha bernama Puspa Sukrisna sebesar Rp 410 Juta. Ia juga dijanjikan akan diberikan uang Rp 1 miliar dengan syarat mengeluarkan izin prinsip dan izin lokasi PT Putra Binaka Mandiri dan PT Alfa Sentra Property melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Subang.

3. Tenggelamnya Kapal di Perairan Malaysia dan Kepulauan Selayar

Korban KM Maju Lestari yang mengapung di Selayar. (Foto: Dok. Istimewa)

Kapal yang membawa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) karam di perairan Tanjung Balau, Johor, Malaysia, Senin (2/7). Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, kapal tersebut membawa 44 orang yang terdiri dari 38 pria dan 6 perempuan.

Sehari setelahnya, peristiwa kapal tenggelam kembali terjadi, Selasa (3/7). Kapal Motor (KM) Lestari Maju karam di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Berdasarkan data manifes, kapal yang berlayar dari Tanjung Bira, Bulukumba menuju Kepulauan Selayar itu membawa 139 penumpang dan 48 unit kendaraan.

4. Bom Pasuruan

Anak kecil korban ledakan di Pasuruan (Foto: Istimewa)

Sebuah bom meledak di dalam rumah kontrakan di Jalan Pepaya, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (5/7). Ledakan tersebut melukai bocah berusia 2 tahun yang berada di dalam rumah tersebut. Menurut kesaksian warga, setelah ledakan pertama, tercium bau mesiu dari lokasi kejadian.

Setelah ledakan itu, pelaku yang diketahui bernama Anwar Bin Abdullah, berhasil kabur menggunakan sepeda motor meski sempat tertembak senapan angin milik warga. Kapolda Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin, mengatakan terduga pelaku belum diketahui apakah termasuk dalam jaringan kelompok JAD (Jamaah Ansharut Daulah) atau bukan.

5. Samsudin Simbolon, Bos Miras yang Tewaskan Puluhan Orang di Jawa Barat Dikenai Pasal Pencucian Uang

Rumah pembuat miras oplosan (Foto: vltrends.com)

Samsudin Simbolon, bos miras yang menewaskan puluhan orang di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, dijerat dengan pasal tindak pidana pencucian uang. Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan, pihaknya telah menyita seluruh aset milik Samsudin baik yang bergerak maupun yang tidak.

"Penyidik menyita aset tidak bergerak ada tanah 5 bidang, rumah, dan ruko. Kemudian dari 5 bidang tanah tersebut ada kebun kelapa sawit 21 hektare," ujar Agung di Bandung, Kamis (5/7). Pengusaha miras oplosan ini terancam hukuman pidana hingga 20 tahun penjara.

6. Polisi: Hilangnya Nining Adalah Skenario untuk Hindari Utang

Nining Sunarsih (Foto: Publisher kumparan: Sukabumi Update)

Teka-teki kembalinya Nining yang dikabarkan hilang dan tenggelam 18 bulan lalu di Palabuhanratu berhasil diungkap Polres Sukabumi Kota, Jumat (6/7). Polisi memastikan cerita ini hanya skenario belaka.

Pasalnya, Nining menghilang semata-mata untuk menghindari utang yang menjeratnya. Selama menghilang, ia ternyata berpindah-pindah tempat, yakni di Jakarta dan Cianjur. Hal tersebut berdasarkan keterangan adiknya yang juga mengatakan kalau Nining pernah bekerja di Jakarta.

Rangkum Minggu, 8 Juli 2018

7. Kominfo Minta Maaf dan Akui Salah Blokir Situs Vatican News

Situs Vatican News (Foto: Vatican News)

Situs Vaticannew.va menjadi perbincangan warganet di media sosial karena tidak dapat diakses oleh pengguna internet di Indonesia, Sabtu (7/7). Belakangan diketahui, ternyata situs tersebut diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Padahal Vatican News adalah situs yang berisi informasi seputar Vatikan, dan Paus Fransiskus, serta bukan situs yang berisi ujaran kebencian, terorisme atau konten negatif yang dilarang pemerintah. Pihak Kominfo segera melakukan normalisasi pada situs tersebut, serta meminta maaf dan berjanji untuk meningkatkan kualitas sistemnya menjadi lebih baik lagi.

Baca Selengkapnya: Kominfo Minta Maaf dan Akui Salah Blokir Situs Vatican News

8. Butet: Saya Pensiun, Ganda Campuran Lain Harus Terpacu

Butet (kiri) usai menjadi juara Indonesia Open 2018. (Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA)

Liliyana Natsir, pebulutangkis ganda campuran Indonesia yang akrab disapa Butet memutuskan untuk pensiun di pengujung tahun ini. Tekadnya untuk pensiun semakin bulat setelah dirinya dan Tontowi Ahmad sukses menjadi juara, sekaligus mempertahankan gelarnya di ajang Indonesia Open 2018, usai mengalahkan pasangan dari Malaysia Chang Peng Soon dan Goh Liu Ying.

Tontowi Ahmad (Owi) pun mendukung keputusan Butet walau dirinya mengaku bakal kehilangan sosok partner yang telah dikenalnya selama 9 tahun. Adapun satu cita-cita pasangan ganda campuran yang terkenal dengan duet Owi/Butet itu di musim 2018 adalah mempersembahkan emas Asian Games yang tahun ini digelar di Indonesia.

Ikuti terus dan baca Rangkum edisi lainnya di sini.

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: