Tips Menghindari Kekeliruan Saat Oper Kredit Perumahan Murah Yang Benar

Tulisan dari Reza Jatnika tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ini cukup banyak pemiliki rumah yang melakukan kredit kepada bank sedang mengalami masalah dalam pembayaran cicilan bulanan, walaupun berada dalam perumahan murah namun memang hal ini terkadang tetap terjadi. Bagi sebagian orang hal ini bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan rumah dengan harga lebih murah karena statusnya masih dalam kuasa pihak bank.
Namun terkadang orang keliru dalam melakukan proses oper kredit ini dengan hanya melakukan perjanjian dibawah tangan padahal ini dapat membuat rumah yang dimiliki bisa diambil alih oleh pemilik sebelumnya. Dan berikut ini beberapa langkah yang sangat harus diperhatikan sehingga oper kredit rumah berjalan dengan baik tanpa ada permasalahan.
Baca Juga : 3 Cara Ringankan Suku Bunga Cicilan Perumahan Murah
Baca Juga : Program Perumahan Murah Perumnas Bagi Masyarakat
Pastikan status rumah
Pertama untuk menghindari masalah pastikan rumah memiliki latar belakang yang bagus dan tidak sedang berada dalam sengketa baik dengan pihak bank maupun orang lain. Selain itu pastikan juga surat surat dari rumah tersebut, karena pastinya tanpa kelengkapan ini bisa membuat permasalahan baru seperti sengketa.
Periksa biaya angsuran kredit
Kemudian pastikan berapa besar angsuran dalam perumahan murah ini dan kemudian pastikan juga biaya yang telah dibayarkan pemiliki sebelumnya. Jangan lupa untuk memastikan kekurangan pembayaran yang harus dilakukan oleh sang pemiliki sebelum rumah bisa dimiliki, pastikan hal ini langsung kepada bank dan bukan kepada pemiliknya karena bisa saja informasi meragukan.
Libatkan notaris
Berikutnya adalah dengan melibatkan notaris selama proses oper kredit ini sehingga bisa dipertanggung jawabkan secara hukum. Notaris akan membuat sebuah surat kuasa yang menyatakan pemiliki baru akan melunasi angsuran sekaligus mengambil sertifikat atas namanya.
Buat juga surat pernyataan untuk bank
Minta juga kepada notaris untuk membuatkan sebuah surat untuk memberi tahu pihak bank bahwa sudah terjadi proses oper kredit ini sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. Jika sudah dibuatkan langsung serahkan kepada pihak bank sehingga pemilik baru bisa langsung menempati rumah dan melanjutkan kewajiban membayar kredit.
Baca Juga : Memilih Rumah KPR Bersubsidi? Inilah 6 Syarat Pengajuannya
Demikian langkah yang harus diperhatikan dalam membeli rumah murah melalui proses oper kredit, hal ini biasanya tidak disarankan oleh Perumnas dalam perumahan murah karena resiko cukup tinggi.
