Kumparan Logo

Infografis: Serangan Siber Ransomware WannaCry

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Infografis Serangan Ransomware WannaCry (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Infografis Serangan Ransomware WannaCry (Foto: Bagus Permadi/kumparan)

Sejak Jumat (12/5), berbagai negara digemparkan oleh serangan siber melalui perangkat merusak Ransomware WannaCry. Perangkat yang melibatkan sekelompok hacker ini menyandera data dan mengancam akan menyebarkan atau menghapus data tersebut jika tidak diberi uang tebusan.

(Baca: Jumlah Uang Tebusan Ransomware WannaCry Tembus Rp 600 Juta)

Ransomware WannaCry ini terutama menyerang pengguna sistem operasi Windows.

Pada hari pertama, Ransomware dilaporkan menyerang sekitar 75.000 komputer di 99 negara. Jumlah itu kini berkembang hingga diperkirakan lebih dari 200.000 komputer atau server di sekitar 150 negara.

Banyak lembaga atau perusahaan besar di berbagai negara menjadi sasaran serangan.

(Baca: Pabrik Renault Kembali Beroperasi Pasca Serangan Ransomware)

Rumah sakit dan institusi kesehatan menjadi salah satu lembaga yang paling banyak diserang, seperti 40 organisasi yang tergabung dalam National Health Security (NHS) Inggris, RS Dharmais dan RS Harapan Kita Indonesia, dan Lakeridge Health Kanada.

Selain itu, perusahaan telekomunikasi seperti Vivo (Brazil), Portugal Telecom (Portugal), Telefonica (Spanyol), dan Saudi Telecom Company (Arab Saudi) pun dilaporkan diserang.

(Baca: RS Dharmais Belum Seutuhnya Pulih dari Serangan Ransomware)

BBC melansir Ransomware WannaCry juga menyerang perguruan tinggi seperti Sun Yat-sen University (China), Instituto Nacional de Salud (Kolumbia), University of Milano-Bicocca (Italia), dan Massachusetts Institute of Technology (Amerika Serikat).

Sementara negara yang paling banyak diserang menurut Kaspersky Lab adalah Rusia. Sekitar seribu unit komputer Kementerian Dalam Negeri Rusia dan perusahaan MegaFon Rusia turut diserang.

Masifnya serangan Ransomware menjadikannya serangan siber terbesar abad ini.

(Baca: 5 Virus Komputer yang Pernah Mengancam Dunia)

Infografis Serangan Ransomware WannaCry (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Infografis Serangan Ransomware WannaCry (Foto: Bagus Permadi/kumparan)